0 Bukti Teks-Teks Anti Tritunggal Sudah Terbantah! (Bagian 4)

Apakah Bapa (Yehovah) Satu-Satunya Batu Karang Sehingga Mengecualikan Yesus? Tidak!

Sebelumnya : Bagian 3
Satu-Satunya Batu Karang/Gunung Batu

Bapa dikatakan  menjadi Satu-Satunya Batu Karang
Ulangan 32:4,12 Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.

Yesaya 44:8 Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!"

Mazmur 62:2,6 Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.
Namun demikian bahasa semacam ini tidak mengesampingkan Yesus Kristus dari yang  disebut Batu Karang/Gunung Batu
1 Korintus 10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

1 Petrus 2:6 "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
Kesimpulan :
  1. Jika kita mengecualikan Yesus Kristus dari fungsi Gunung Batu/Batu Karang karena   bahasa yang tertulis dalam Yesaya 44:8; Ulangan 32:4,12; Mazmur 62:2, maka  logika yang dikenakan akan sama buruknya yang digunakan Saksi-Saksi Yehuwa untuk mengecualikan Yesus Kristus dari frasa “satu-satunya Tuhan yang benar” dalam Yohanes 17:3
  2. Sekalipun Yesaya 44:8; Ulangan 32:4,12; Mazmur 62:2 berkata bahwa Yehovah (Bapa) adalah satu-satunya Gunung Batu/Batu Karang, 1 Korintus 10:4  secara jelas membuktikan bahwa Yesus adalah Batu Karang seperti Bapa. Firman Tuhan menginterpretasikannya sendiri!
  3. Menurut  logika Saksi-Saksi Yehovah, jika Yohanes 17:3 mengecualikan Yesus dari yang disebut Tuhan yang benar maka Yesaya 44:8; Ulangan 32:4,12; Mazmur 62:2 mengecualikan Yesus dari yang disebut Gunung Batu/Batu Karang. (Padahal Yesus disebut Batu Karang dalam 1 Korintus 10:4)





Apakah   Yehovah (Bapa)  Satu-Satunya Juru Selamat sehingga mengesampingkan Yesus? Tidak!
Satu-Satunya Juru Selamat

Yehovah dikatakan  Satu-Satunya Juru Selamat
Yesaya 43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.

Yesaya 45:21 Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, TUHAN? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!

Hosea 13:4 Tetapi Aku adalah TUHAN, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku.

Yudas 25 Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.
Namun demikian bahasa semacam ini tidak mengesampingkan Yesus Kristus  menjadi Juru Selamat kita
Titus 2:13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,
Kesimpulan :
  1. Jika kita mengesampingkan Yesus Kristus karena bahasa dalam Yesaya 43:11;45:21; Hosea 13:4; Yudas 25, maka logika yang dikenakan oleh Saksi-Saksi Yehovah akan sama buruknya   untuk mengesampingkan Yesus Kristus dari frasa “satu-satunya Tuhan Yang benar” dalam Yohanes 17:3
  2. Walaupun Yesaya 43:11;45:21; Hosea 13:4 secara jelas membuktikan bahwa Yehovah adalah Satu-Satunya Juru Selamat, Titus 2:13 secara jelas membuktikan Yesus adalah seorang Juru Selamat seperti Yehovah. Kitab Suci menginterprertasikannya sendiri!
  3. Menurut logika Saksi-Saksi Yehovah, jika Yohanes 17:3 mengesampingkan Yesus  menjadi Tuhan yang benar, maka Yesaya 43:11;45:21; Hosea 13:4; Yudas 25 mengesampingkan Yesus dari yang disebut Juru Selamat kita (Padahal Yesus disebut Juru Selamat dalam Titus 2:13)





Apakah  Yehovah (Bapa) Satu-Satunya Raja sehingga Mengesampingkan Yesus? Tidak!
Satu-Satunya Raja

Yehovah dikatakan menjadi Satu-Satunya Raja
Zakaria 14:9 Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya.
Namun bahasa demikian tidak mengesampingkan Yesus Kristus juga  menjadi Raja
Yohanes 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran.

1 Timotius 6:15: yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan. (16) Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.(Luar biasanya, posisi resmi majalah Watctower adalah bahwa ayat ini  hanya diterapkam bagi Yesus tidak untuk Bapa.)
Kesimpulan :
  1. Perhatikan bahwa Zakaria 14:9 adalah  sebuah nubuat Mesianik mengenai apa yang akan terjadi ketika Yesus datang “pada hari itu”. Jelas sekali bahasa Zakaria 14:9 tidak mengesampingkan Yesus menjadi Raja, menggenapi Zakaria 14:9, membuktikan bahwa Yesus  juga disebut Yehovah.
  2. Jika kita mengesampingkan Yesus Kristus dari fungsi Raja karena bahasa yang ada pada Zakaria 14:9, maka ini logika yang sama  buruknya digunakan Saksi-Saksi Yehuwah untuk mengesampingkan Yesus Kristus dari frasa “satu-satunya Tuhan yang benar” dalam Yohanes 17:3.
  3. Walaupun Zakaria 14:9 berkata bahwa Yehovah adalah satu-satunya Juru Selamat, Yohanes 18:37 dan 1 Timotius 6:15, secara jelas membuktikan bahwa Yesus adalah seorang Raja seperti halnya Yehovah. Kitab suci menginterpretasikannya sendiri!
  4. Menurut logika Saksi-Saksi Yehovah, jika Yohanes 17:3 mengesampingkan Yesus dari yang disebut Tuhan yang benar, maka  demikian juga Zakaria 14:9 mengesampingkan Yesus  dari yang disebut Raja. (Padahal Yesus disebut Raja dalam Yohanes 18:37 dan 1 Timotius 6:15)




Apakah Yehovah Satu-Satunya Yang Suci sehingga mengesampingkan Yesus? Tidak!
Satu –Satunya Yang Kudus

Bapa dikatakan menjadi satu-satunya yang kudus
Wahyu 15:4 Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu."
Walau demikian bahasa semacam ini tidak mengesampingkan Yesus Kristus  menjadi Yang Kudus
Markus 1:24 berkata Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.

Kisah Para Rasul 3:14 Tetapi kamu telah menolak Yang Kudus dan Benar, serta menghendaki seorang pembunuh sebagai hadiahmu.

Yohanes 6:69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."
Kesimpulan :
  1. Jika kita mengesampingkan Yesus Kristus dari fungsi Yang Kudus karena bahasa dalam  Wahyu 15:4, maka ini logika  yang sama buruknya yang digunakan oleh Saksi-Saksi Yehovah untuk mengesampingkan Yesus Kristus dari frasa “ Satu-Satunya Tuhan yang benar” dalam Yohanes 17:3
  2. Walaupun Wahyu 15:4 berkata bahwa Yehovah adalah satu-satunya yang Kudus, Markus 1:24; Kisah Para Rasul 3:14; Yohanes 6:69, secara jelas membuktikan bahwa Yesus adalah   Yang Kudus seperti Yehovah. Kitab Suci menginterpretasikanya sendiri!
  3. Menurut logika Saksi-Saksi Yehovah, jika Yohanes 17:3 mengesampingkan Yesus dari yang disebut  Tuhan yang benar, maka Wahyu 15:4  juga mengesampingkan Yesus dari yang disebut Yang Kudus . (Padahal Yesus disebut Yang Kudus dalam Markus 1:24; Kisah Para Rasul 3:14; Yohanes 6:69)


Bersambung

Martin Simamora | Anti-Trinity Proof Texts Refuted | bible.ca

P O P U L A R - "Last 7 days"