F O K U S

Bukan Semata Kebangkitan dari Antara Orang Mati

Oleh: Martin Simamora Tetapi Kita Beroleh Kebangkitan dari Antara Orang Mati Sebagai Orang yang Mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya da...

0 Kisah-Kisah PerjalananYesus Menurut Injil (5)



Oleh: Martin Simamora

Roh Memimpin Dia Ke Padang Gurun: Untuk Dicobai Iblis Sementara Berpuasa 40 Hari

Ilustrasi: daya dosa pada kedagingan kita dalam rupa godaan

Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun
Ini adalah salah satu perjalanan yang sukar untuk dipahami begitu saja, sebab pertama-tama injil menunjukan bahwa Roh memimpin Yesus ke padang gurun untuk dicobai iblis? Bagaimana mungkin hal ini dapat terjadi, Allah memimpin Yesus masuk ke dalam pencobaan. Injil Markus memberikan catatan yang lugas dan tajam tentang perjalanan Yesus tersebut:

Markus 1:12-13 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun. Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia. 

Perjalanan dalam pimpinan Allah ini telah memperhadapkan kepada kita sebuah kompleksitas yang membuat siapapun tak mudah untuk memahami Allah sebagaimana Allah seharusnya berdasarkan konsepsi manusia yang  meletakan perilaku Allah tak semestinya demikian. Tadi saya mengatakan bahwa ini hanyalah salah satu perjalanan yang sukar untuk dipahami, dan untuk memberikan spektrum yang lebih megah lagi, saya akan menggandengkannya dengan satu kisah lain yang memiliki substansi yang sangat identik dalam hal relasi Allah dengan iblis dalam sebuah kejanggalan yang memusingkan. Perhatikan tabel berikut ini:



Roh Memimpin

Pikiran Allah

Tetapi Yesus Mengetahui Pikiran Mereka

Markus 1:12-13 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun. Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.

Lukas 11:17-18 Tetapi Yesus mengetahui pikiranSebab kamu berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.
Lukas 11:18,20 Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?.. Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.


Bagaimana mungkin Allah dan kejahatan berjumpa dalam modus operandi seperti: Roh memimpin dan pikiran Allah?

0 Mari Menjadi Orang Kristen yang Mengenal Politik (3)



Oleh: Martin Simamora

Apakah Politik & Mengapa Penting Bagi Kita?




Sebelumnya: Bagian2


Pilihan Rasional Anda Sebagai Pemilih?
Memahami Mengapa Memilih A dan Bukan Memilih B, dan Seterusnya
Apakah maksudnya?  Asumsi permulaan pilihan rasional dalam ilmu politik adalah, bahwa aktor-aktor politik seperti para pemilih, para politisi, partai-partai, atau kelompok-kelompok kepentingan- berperilaku ‘secara rasional’. Secara rasional dalam konteks ini tidak berarti bahwa aktor-aktor tersebut selalu secara cermat mengkalkulasi biaya-biaya dan manfaat-manfaat dari setiap keputusan yang mereka buat. Sebaliknya, secara rasional, maksudnya bahwa para aktor telah memiliki seperangkat preferensi-preferensi yang telah dapat diidentifikasikan pada hasil-hasil kebijakan atau political, dan manakala diperhadapkan dengan sebuah pilihan politik, para aktor politik tersebut akan cenderung untuk memilih opsi yang mereka  lebih sukai (yang memberikan mereka ‘utilitas’ paling tinggi). Jadi, sebagai contoh, jika seorang pemilih lebih menyukai Partai A daripada Partai B dan lebih menyukai Partai B daripada Partai C, tetapi masih belum ada kandidat dari Partai A yang muncul dalam sebuah pemilihan tertentu, pemilih tersebut secara rasional memilih Partai B daripada Partai C.

Para Pemilih Dalam “Dilemma Tawanan-Tawanan” Kala Berinteraksi Dengan Peluang-Peluang Politik Terbaik yang Diharapkannya
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9