F O K U S

Kisah-Kisah Perjalanan Yesus Menurut Injil (3)

Oleh: Martin Simamora Dari Galilea Ke Kota-Kota Lain Memberitakan Tahun Rahmat Tuhan : Menaklukan Pemerintahan Iblis yang...

0 Siapakah Yesus Kristus Bagimu?



Gagasan-Gagasan Salah Mengenai Yesus Kristus (1)
Oleh: Wayne Jackson
Christian Courier

Tanpa perlu dipertanyakan, Yesus dari Nazaret adalah tokoh yang paling mendominasi dalam sejarah manusia. Siapakah dia Atau dalam kata-kata Sang Rabi itu sendiri saat mengajukan pertanyaan kepada para pemimpin komunitas Yahudi, ”Apakah pendapatmu mengenai Sang Kristus?”

"Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?"- Matius 22:42

Setiap refleksi intelektualitas yang dilakukan setiap orang pasti akan berurusan dengan pertanyaan ini.

Data yang tersedia terkait dengan identitas Yesus adalah definitif. Ia adalah sang Kristus, Anak Allah:

Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.- Yohanes 20:30-31

Namun sayangnya, ada sejumlah opini salah mengenai dirinya dalam dunia pemikiran relegius.


Yesus Tidak Pernah Ada

0 KEMATIANKU (2 selesai)



Apa yang Terjadi Pada Seorang Saat  Kematian
Oleh: Wayne Jackson
Christian Courier


Dibawa Serta Bersama-Nya — 1 Tesalonika 4:14
Dalam surat atau epistelnya yang pertama kepada orang-orang kudus di Tesalonika, rasul Paulus menekankan bahwa orang-orang Kristen yang telah meninggal masih menikmati hubungan “dalam Kristus (1Tes 4:16b), dan pada waktu kedatangan Tuhan kembali, mereka yang tubuhnya telah “tidur” akan dibawa serta “bersamanya” (1Tes 4:14b) “dari surge” (1Tes 4:16a).

Sementara memang sejumlah kontroversi pada konstruksi teks tersebut (sejumlah pihak berkata bahwa “dengannya” merujuk pada sebuah jalan masuk menuju surge setelah waktu kedatangan Kristus kedua), setelah mempertimbangkan opsi-opsi secara cermat, Hendriksen menyatakan bahwa Allah “akan membawa jiwa-jiwa mereka [orang-orang benar] dengannya dari surge [dengan Yesus, dari surga], sehingga orang-orang benar dalam Kristus dapat disatukan kembali secara cepat (dalam sekejab)” dengan tubuh-tubuh mereka (1979, 113-114; bandingkan dengan Morris, 1991, 140).

Semua orang kudus yang setia-yang masih hidup dan yang telah meninggal dunia-tetap memiliki pengalaman mereka “bersama dengan Tuhan”. Terkait hal ini, Harris memberikan sebuah komentar:

“The difference between ‘the dead in Christ’ and living Christians is not in their status (‘in Christ’ in both cases), but in the quality of their fellowship with Christ and the degree of their proximity to Christ” (1971, III.1207; emphasis added).

[perbedaan antara “mereka yang telah meninggal dalam Kristus”dan orang-orang Kristen yang masih hidup bukan dalam status mereka (“dalam Kristus” dalam kedua kasus tersebut), tetapi dalam kualitas persekutuan mereka dengan Kristus dan tingkat kedekatan mereka pada Kristus” (1971, III.1207; penekanan ditambahkan).

Telah Diselamatkan Kepada Kerajaan Surgawi-Nya-2Timotius 4:18
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9