F O K U S

An Introduction to Christian Apologetics - 1

By: Dr.Paul Coulter What is ‘Apologetics’? What is ‘Apologetics’? The term ’apologetics’ derives from the Greek word apo...

0 Berurusan dengan Kematian atau Jaminan Teragung di Dunia (Bagian 1)

Ibrani 9:15-28
(15) Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.(16) Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu.(17) Karena suatu wasiat barulah sah, kalau pembuat wasiat itu telah mati, sebab ia tidak berlaku, selama pembuat wasiat itu masih hidup.

0 Presiden diminta tegas soal GKI Yasmin

Jamaat GKI Yasmin menolak opsi relokasi dan
meminta pemerintah mematuhi putusan MA.
Sekitar seratus lima puluh orang jamaah GKI Yasmin dan aktivis lintas agama menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara menuntut ketegasan Presiden untuk memerintahkan bawahannya menjalankan putusan Mahkamah Agung tentang perijinan Gereja GKI Yasmin.

Ini bukanlah aksi pertama yang dilakukan oleh jamaah GKI Yasmin terkait kasus yang mereka hadapi. Pada Desember tahun lalu mereka juga pernah melakukan aksi serupa.

0 Jalan Raya Menuju Neraka (Bagian 3 selesai)

Dalam  Matius 7:21-23, Yesus menyatakan beberapa ayat yang paling dianggap "menakutkan" dalam keseluruhan alkitab,"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.(22) Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?(23)  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Sebelumnya
: Bagian 2


0 Jalan Raya Menuju Neraka (Bagian 2)

2. Pilihlah  Ketepatan daripada penampilan (Matius 7:15-23)

Sewaktu Setan ingin mengendalikan manusia agar menuju ke pintu yang lebar itu, ia menggunakan  manusia khusus- penyampai pesan yang disebut 'nabi-nabi palsu', Matius 7:15 :"Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas." Dalam ayat-ayat selanjutnya, Yesus memperingatkan kita untuk membedakan antara nabi-nabi sejati dan nabi-nabi palsu. Mengapa begitu penting untuk dapat mengenali seorang nabi palsu?
Sebelumnya : Bagian 1

0 Jalan Raya Menuju Neraka

Apa yang membedakan anda dan saya  dengan orang lain? Dari sudut pandang manusia apa yang membedakan kita dari orang lain adalah pilihan-pilihan apa yang kita buat. Kita membuat keputusan-keputusan dan kemudian keputusan-keputusan itu berdampak dan membentuk diri kita.  Dengan kata lain :"Keputusanmu terhadap Yesus Kristus mempengaruhi destinasimu". 

Matius 7:13
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;

0 Peperangan Rohani Seperti Apakah yang Kita Hadapi?

Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. (Galatia 5:17)


Pertanyan besar hari ini  : Peperangan rohani seperti apakah yang kita hadapi?

0 Apakah Yesus Kristus Tuhan? (4)

A man with leprosy came to him and begged him on his knees, “If you are willing, you can make me clean.”
Yesus mengklaim sebagai Tuan atas Sabbath, walaupun Alkitab menunjukan bahwa Tuhan yang mengadakan Sabbath. Yesus menyatakan diri dapat mengampuni dosa-dosa. Bahkan dalam hal ini  bangsa Yahudi  mengetahui bahwa pengampunan terhadap dosa hanya dapat dilakukan oleh Tuhan. Yesus menyatakan bahwa dirinya kelak akan datang kembali  ke dunia ini dalam awan-awan kemuliaan. Yesaya memberikan pernyataan yang sama akan hal ini bagi TUHAN. Sangat jelas disini bila Yesus menyatakan ke-Tuhan-an dirinya.

Baca : Bagian 3

0 Apakah Yesus Kristus Tuhan ? (3)


Yesus Menyatakan dirinya sebagai Messias (Kristus)

Alkitab mengatakan bahwa Yesus adalah Kristus atau Messias- yang diurapi Tuhan. Yesus sendiri menyatakan dirinya atau mengakui bahwa Ia adalah Messias. Gelar ini secara khusus sangat penting terkait pertanyaan utama yang menjadi judul artikel ini- Apakah Yesus Kristus Tuhan? Perjanjian Lama memberitahukan kepada kita bahwa Messias adalah Tuhan dan Bapa yang kekal :

Yesaya 9:6
Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Nubuat atau profetik lainnya dalam Perjanjian Lama memberitahukan kepada kita bahwa Messias adalah Tuhan :

Sebelumya : Bagian 2

0 Apakah Yesus Kristus Tuhan? (Bagian 2)

Sebuah daftar profetik lengkap, yang telah digenapi oleh Yesus dari Nazaret dapat dilihat dalam artikel berjudul "Prophecies of Jesus Christ as Messiah". Walau beberapa nubuat bersifat umum, ada banyak yang secara khusus menubuatkan sekitar kelahiran dan kematiannya yang sangat jelas. Perjanjian Lama menggambarkan kematiannya terjadi dengan cara dipaku pada kedua tangan dan kakinya- sebuah penjelasan yang telah ada, bahkan sebelum penghukuman dengan cara penyaliban ditemukan!

Yesus dari Nazaret merupakan  satu-satunya sosok dalam sejarah yang menggenapi nubuat-nubuat didalam Perjanjian Lama mengenai Messias dengan pemaparan yang luar biasa. Oleh karena Perjanjian Lama menggambarkan Messias memiliki berbagai karakter Tuhan, inilah yang membuat Yesus menjadi Tuhan dalam bentuk manusia.
Sebelumnya : Bagian 1

0 Apakah Yesus Kristus Tuhan? (Bagian 1)

Apakah Yesus Kristus memang Tuhan? Pertanyaan ini teramat penting, karena, bila Yesus sungguh Tuhan, maka Ia layak menerima pujian dan penyembahan. Kita akan meneliti beberapa bukti yang akan menentukan jawaban  terhadap pertanyaan ke-Tuhan-an Yesus. Bukti paling luas dapat ditemukan didalam Alkitab. Akan tetapi ada bukti ekstra biblikal yang mengkonfirmasi pernyataan Alkitab. Artikel ini menghadirkan sebuah rangkuman bukti, yang kebanyakan dapat ditemukan lebih mendetail pada  laman website www.godandscience.org.

0 Keselamatan Menurut Alkitab

http://ronrhodes.org/Powerpoint.htm
Keselamatan adalah sebuah kata yang menggambarkan pembebasan bangsa Israel dari Mesir (Keluaran 14:13), dan secara umum pembebasan dari iblis atau bahaya. Dalam Perjanjian Baru, keselamatan secara khusus digunakan sehubungan dengan pembebasan agung dari kesalahan dan pencemaran dosa yang dikerjakan oleh Yesus Kristus, "keselamatan besar" (Ibrani 2:3).

Keselamatan meliputi seluruh tindakan pembebasan oleh keadilan  Tuhan yang kudus, termasuk didalamnya pembenaran, penebusan dan pengudusan. Baik pembenaran dan penebusan  adalah karya utama Tuhan, dimana kita sama sekali tak memiliki andil. Pengudusan, disatu sisi, adalah karya Roh Kudus dalam kehidupan seorang percaya yang bersedia.

0 Benarkah Kekristenan Diciptakan oleh Paulus, Bukan Didirikan oleh Yesus Dari Nazaret? (Bag.3 selesai)

Apakah Paulus mengenal Yesus yang Sebenarnya?

Paulus Menggambarkan Yesus Kristus dalam Atribut fisik :

1. Yesus datang ke Dunia
1 Timotius 1:15
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orangberdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.

Filipi 2:5-8

Baca : Bagian 2


0 Benarkah Kekristenan Diciptakan oleh Paulus, Bukan Didirikan oleh Yesus Dari Nazaret? (Bag.2)

4. Doktrin Pembenaran oleh Iman

Pertama kali diajarkan dalam Yesaya 53:11
Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.

Baca Sebelumnya : Bagian 1

0 Benarkah Kekristenan Diciptakan oleh Paulus, Bukan Didirikan oleh Yesus Dari Nazaret? (Bag.1)

Paulus Menciptakan Kekristenan?
  • Atheis mengklaim bahwa Paulus menciptakan hampir semua doktrin-doktrin Kristen
  • Yesus Tidak mengajarkan mayoritas apa yang diajarkan oleh Rasul Paulus
  • Paulus tidak mengenal apapun mengenai Yesus yang dicatat dalam keempat Injil, tetapi hanya tahu "Kristus yang Kosmik?"

0 Tidak Ada Satupun Yang Unik Dalam Pengajaran Yesus Kristus? (Bag.2 selesai)

"Peraturan emas" sejati mempersyaratkan anda untuk mengasihi semua orang, bahkan kepada mereka yang berlaku tidak menyenangkan kepada anda demi keuntungan pribadi. Apakah mungkin untuk mengasihi semua orang? Jika anda berupaya mengasihi setiap orang dengan kekuatanmu sendiri, anda akan gagal.


Sebelumnya : Bagian 1

0 Tidak Ada Satupun Yang Unik Dalam Pengajaran Yesus Kristus? (Bag.1)

Pengajaran-Pengajaran Radikal Yesus Kristus

Para atheis kerap mengklaim bahwa pengajaran yang disampaikan oleh Yesus Kristus sama sekali tidak ada yang unik sehingga  akan ditemui  juga didalam agama-agama lainnya di dunia. Namun, yang sesungguhnya, apa yang diajarkan atau pesan yang disampaikan sangat berbeda secara radikal dengan setiap agama lainnya. Artikel ini akan memeriksa beberapa pengajaran unik Yesus Kristus.

Kebenaran- Bukan sekedar Perbuatan-Perbuatan


Dalam banyak khotbahnya, Yesus berkata bahwa kebenaran lebih dari sekedar tidak melakukan hasrat-hasrat jahat dalam diri seseorang. Dengan kata lain, sekedar bertindak benar tidak cukup atau memadai, seseorang harus juga berpikir secara benar.

0 Roh Kudus dan Karya-Nya Didalam Diri Orang Percaya (Bag.2 Selesai)

Manusia sejatinya diciptakan dalam gambar Allah tetapi kemudian gambar itu telah rusak dan berdampak hingga generasi kita. Tuhan memulihkan natur moral manusia yang telah hilang saat di Taman Eden oleh godaan setan, dengan  mengutus Roh Kudus untuk hidup didalam diri setiap pemercaya.

Roh Kudus memiliki natur atau hakikat yang sama dengan Yesus, tetapi tujuannya tidak sama. Roh Kudus menghibur kita, menuntun kita kedalam kebenaran dengan memberikan penjelasan Firman; menginsafkan kita akan dosa, dan menyelaraskan kita dengan gambar Anak Allah sebab kita juga melalui berbagai pencobaan dan penderitaan.

0 Roh Kudus dan Karya-Nya Didalam Diri Orang Percaya (Bag.1)

Waktu Yesus berada  di  bumi, Ia meminta kepada para pengikutnya untuk percaya dan mengikuti-Nya. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi dan kembali ke tempat dimana Ia berasal, Surga (Yohanes 3:13; 6:38). Tetapi Ia tidak akan meninggalkan kita sendiri tanpa seorang Penolong; Yesus menyebut-Nya penghibur, (yang lain seperti dirinya). Dalam Yohanes 14:16, Yesus berkata kepada murid-muridnya, akan menjadi rasul-rasul bagi gereja " Dan Aku akan berdoa kepada Bapa, dan Dia akan memberikan kepadamu Penghibur lainnya, Ia akan tinggal didalammu selama-lamanya."  Yohanes 16:13-14 ,"ketika Ia, Roh Kebenaran itu telah datang, Ia akan menuntunmu kedalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak berkata atas dasar otoritasnya sendiri, tetapi Ia akan berkata segala sesuatu yang Ia dengar; dan Ia akan mengatakan kepadamu segala hal yang akan datang." Ia akan memuliakan aku, sebab Ia akan mengambil apa yang menjadi milik-Ku dan mendeklarasikannya kepadamu."

0 Dapatkah Yesus Melakukan Dosa & Sucikah Ia? (Bag.4 selesai)


Dalam Yohanes 10:17-18 Yesus berkata:"Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."
Cawan ini, yang ia mohonkan agar berlalu adalah murka Tuhan dan pemisahan yang akan ia alami di kayu salib. Kala kita melihat penggunaan cawan yang simbolik, kita akan mendapatkan cawan itu adalah representasi murka Tuhan yang dituangkan sebagai penghukuman.

Sementara kita  semua dalam keadaaan berdosa dan secara natural memiliki berbagai konsekuensi kematian rohani karena keberpisahan kita dari Tuhan. Sementara itu, Yesus tidak memiliki pengalaman ini, Ia selalu dalam persekutuan yang sempurna dengan Bapa dan Roh Kudus sejak kekekalan.

Ia tahu sesuatu bakal terjadi 
namun tidak mengetahui apa yang akan dialaminya, bahwa ia akan bersentuhan dengan "Efek dosa". Segera setelah dosa seisi dunia ditimpakan kepadanya sebagai pengganti diri kita, Ia mengalami keberpisahan, mengalami murka Tuhan yang seharusnya ditimpakan kepada kita dan berteriak "Tuhanku, Tuhanku mengapa Engkau meninggalkan aku."

Pada saat itu 
persekutuan Yesus dengan Tuhan runtuh dan Ia merasakan penghukuman akibat dosa. Sementara tak seorangpun yang mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya terjadi dalam derita panjang selama 3 jam, kita tahu benar hubungan Kristus dengan Tuhan sungguh telah direstorasi sebelum ia mati, saat Ia berseru sudah Selesai.
Sebelumnya : Bagian 3

0 Dapatkah Yesus Melakukan Dosa & Sucikah Ia? (Bag.3)


Jadi, untuk apakah semua godaan-godaan Iblis yang ditujukan kepada Yesus, apakah ia sungguh-sungguh merasakan apa yang kita alami? Setiap kita dapat mengalami situasi godaan semacam ini dan dapat mengatasi godaan ini dengan baik sehingga godaan itu tidak mengakibatkan dosa. Tidak satupun dari kita akan berpendapat bahwa godaan itu  sungguh nyata dan memiliki tujuan pada ahirnya. Iblis memiliki tujuan yang berbeda dengan tujuan yang dimiliki Tuhan.

Dengan pandangan ini, kita dapat memahami ketika seseorang berupaya melalui serangkai ujian dan tidak mengalami pemurnian, ujian ini  hanya akan  sah bila beberapa pemurnian terlihat pada orang tersebut. Yesus telah mati terhadap dosa, tepat seperti yang dikatakan oleh Paulus, kita bertanggungjawab atas diri kita sendiri untuk mati  terhadap dosa. 
Sebelumnya : Bagian 2

0 Dapatkah Yesus Melakukan Dosa & Sucikah Ia? (Bag.2)


The Sermon on the Mount, Jan Brueghel the Elder, 1598
alastair.adversaria.co.uk
Semua bentuk godaan ini menghasut manusia, menimbulkan respon yang berasal dari natur keberdosaan manusia, yang sama sekali tidak dimiliki oleh Yesus. Adam pertama telah menjadi pendosa dengan melakukan dosa, setelah Adam, seluruh umat manusia tidak memiliki pilihan lain, natur keberdosaan pada Adam terus berlanjut kepada generasi selanjutnya sebagai natur yang kita miliki. Yesus sebagai Adam kedua memiliki pilihan yang sama untuk menjadi seorang pendosa dengan  berbuat dosa. Inilah tujuan Setan, membuat Yesus memiliki dosa dan membuat Yesus tak layak menjadi Messias.
Sebelumnya : Bagian 1

0 Dapatkah Yesus Melakukan Dosa & Sucikah Ia? (Bag.1)


Ibrani 4:15 
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Berbagai ayat didalam Alkitab dengan sangat seksama menyatakan Yesus sebagai sosok yang tanpa dosa-suci disepanjang kehidupannya.

2 Korintus 5:2
Selama kita di dalam kemah ini, kita mengeluh, karena kita rindu mengenakan tempat kediaman sorgawi di atas tempat kediaman kita yang sekarang ini,

1 Petrus 2:22
Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

0 Dibenarkan Tuhan Didalam Kristus


2 Korintus 5:19-21
(19) Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.(20) Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.(21) Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

Dibenarkan Tuhan adalah manusia diberikan keselamatan yang datang dari Tuhan, dibenarkan melalui darah Kristus, yang jadi korban menggantikan kita, kita sekarang mengalami pengudusan melalui Roh Tuhan, semuanya; kebenaran, pembenaran, dan kekudusan, kita terima melalui Yesus. Kita tidak memiliki kesemua itu karena keterpisahan kita dari Tuhan.


0 Mengapa silsilah-silsilah Yesus dalam Matius dan Lukas begitu berbeda?


Jawaban: Silsilah Yesus terdapat dalam dua tempat dalam Kitab Suci, Matius pasal 1 dan Lukas pasal 3, ayat 23-38. Matius menelusuri silsilah dari Yesus sampai Abraham. Lukas menelusuri silsilah dari Yesus sampai kepada Adam. Namun demikian, ada alasan kuat untuk percaya bahwa Matius dan Lukas menelusuri silsilah-silsilah yang sama sekali berbeda. Misalnya, Matius mencantumkan Yakub sebagai sebagai ayah Yusuf (Matius 1:16), sementara Lukas mengatakan bahwa ayah Yusuf adalah Eli (Lukas 3:23). Matius menelusuri garis keturunan melalui Salomo, anak Daud (Matius 1:6), sementara Lukas menelusuri garis keturunan melalui Natan, anak Daud (Lukas 3:31). Kenyataannya, antara Daud dan Yesus, satu-satunya nama yang sama dalam silsilah adalah Sealtiel dan Zerubabel (Matius 1:12; Lukas 3:27). Bagaimana menjelaskan perbedaan ini?

0 Gambar & Video :Ibadah GKI Yasmin yang Terusir, 1 Januari 2012


0 Tanya :Apakah Argumen-Argumen Alkitabiah Terkuat Yang Menunjukan Keilahian Yesus Kristus?


Pilate presenting Jesus to the crowd.  Ecce Homo, by Antonio Ciseri (1821-91).
Jawab : Perjanjian Baru dipenuhi dengan berbagai referensi  mengenai keilahian Yesus Kristus yang sulit untuk  dibantah. Dari keempat Injil hingga ke kitab Kisah Para Rasul dan surat-surat rasul Paulus, Yesus tak hanya dipandang sebagai Messias (atau Kristus), tetapi juga disetarakan dengan Tuhan sendiri. Rasul Paulus menunjukan keilahian Yesus Kristus kala ia memanggil Yesus "Tuhan kita yang besar dan Juru Selamat" (Titus 2:13 dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,) dan bahkan mengatakan bahwa Yesus  telah ada dalam "wujud Tuhan" sebelum ia berinkarnasi.
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9