0 Jalan Raya Menuju Neraka

Apa yang membedakan anda dan saya  dengan orang lain? Dari sudut pandang manusia apa yang membedakan kita dari orang lain adalah pilihan-pilihan apa yang kita buat. Kita membuat keputusan-keputusan dan kemudian keputusan-keputusan itu berdampak dan membentuk diri kita.  Dengan kata lain :"Keputusanmu terhadap Yesus Kristus mempengaruhi destinasimu". 

Matius 7:13
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;

Yesus memberikan dua kemungkinan yang akan membantu anda untuk membuat pilihan yang tepat.

1.Pilihlah yang sempit daripada yang lebar

Matius 7:13-14
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, danbanyak orang yang masuk melaluinya;karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dansedikit orang yang mendapatinya."

7:13 “Enter through the narrow gate, because the gate is wide and the way is spacious that leads to destruction, andthere are many who enter through it. 7:14 But the gate is narrow and the way is difficult that leads to life, andthere are few who find it.

Pada dua ayat yang sangat umum ditelinga kita, Yesus memperingatkan agar  "tidak perlu resah  menjadi tidak benar menurut pandangan manusia/secara politis, sebaliknya jadilah benar secara rohani". Ia mulai dengan sebuah perintah  lalu melanjutkannya dengan  dua alasan yang mendasari perintah itu :

"Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

Yesus sedang menetapkan sebuah ketetapan dan atau sebuah pilihan dihadapan orang banyak terkait hidup kekal. Ada dua pintu, dua jalan dan 2  destini atau takdir. Kunci untuk memahami bagian ini : bahwa orang yang memasuki pintu, selanjutnya memulai perjalanan pemuridan. Yesus adalah pintu yang sempit/sesak itu. Pintu yang sempit menuju sebuah kerajaan.

Jalan pemuridan itu berlansung disepanjang tahun-tahun kehidupan orang tersebut di dunia ini, yang pada puncaknya akan menuntunnya kepada kehidupan yang kekal.

Sayangnya, banyak orang akan memilih pintu yang lebar dan jauh lebih menarik, tidak menyadari bahwa pintu ini akanmenuntunnya kedalam kehancuran kekal. Yesus dengan jelas tidak mengucapkan kalimat-kalimat ini dengan sebuah senyum di wajahnya. Ini tidak membuatnya senang, bahwa hanya beberapa yang akan menemukan jalan ini; Yesus dengan lugasmenyatakan sebuah fakta hidup  yang menyedihkan. 

Bahkan di Amerika, hanya 34% masyarakat yang  menganggap dirinya sebagai orang Kristen yang dilahirkan kembali. Namun sejumlah observasi yang lebih mendalam bahkan  menyatakan 23%. Ini berarti 77% masyarakat  Amerika sedang dibawa menuju kepada kehancuran...dan Amerika adalah salah satu dari negara-negara Kristen besar di dunia. Takpeduli bagaimana anda menghitungnya, orang-orang Kristen merupakan minoritas dalam sampel populasi manapun. TetapiYesus telah memprediksikan hal ini 2.000 tahun lampau. 

Menariknya, Yesus menggunakan istilah "sempit/sesak" baik didalam Matius 7:13 dan ayat 14. Penggambaran semacam ini  jelas tidak pernah disambut, sebaliknya  dipandang sebagai tak pantas, utamanya ditelinga pendengar abad 21. "Sebut aku sia-sia, sebut aku sombong, sebut aku kasar-tetapi jangan sebut aku sempit!" Masyarakat kini lebih menganut atau menghargai toleransi, pluralisme, dan inklusivisme. Namun, Yesus berkata, "Aku adalah jalan, dan kebenaran, dan hidup; takseorangpun datang kepada Bapa kecuali melalui Aku" ( Yohanes 14:6).

Petrus dalam Kisah Para Rasul 4:12  mendeklarasikan :

Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Pesan semacam ini jelas tidak begitu populer dalam budaya kita yang pluralistik. Tetapi ide ini datangnya bukan dari saya tetapi datang dari Yesus...dan inilah yang menjadi pesan pokok yang disampaikan Yesus!  Oleh karena itu, pada ahirnya, keputusan  terbesar dalam hidup ini adalah : apa yang anda lakukan terhadap Yesus. Ada dua Injil didalam dunia ini : Injil yang telah tercemar : Kristus ditambah dengan "sesuatu" = hampa, atau Injil yang  murni dimana hanya Kristus tanpa tambahan lain = segalanya. Anda tidak dapat menemukan kehendak Tuhan atau jalan Tuhan dengan mengikuti apa yang menjadi pandangan mayoritas atau umum. Sebaliknya, anda harus tertuju kepada Kristus.

Kata yang diterjemahkan sebagai "mendapati" (heurisko), sebelumnya tidak pernah digunakan untuk menggambarkan sebuah upaya  pencarian sungguh-sungguh yang sia-sia untuk mendapatkan sesuatu yang sulit didapati atau ditemukan; kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang dapat ditemukan dengan mudah dengan melakukan upaya untuk menemukannya. Mencari dan mendapati  dua hal yang sangat terkait. Implikasinya bukan berarti bahwa tidak banyak orang yang mencari jalan itu namun belum menemukannya; implikasinya adalah tidak banyak yang peduli untuk mencarinya. Jika anda memandang kepada Kristus anda akan menemukan Tuhan. Keputusan anda tentang Kritus mempengaruhi destini atau takdir anda.

[ Yesus berkata," Pilihlah yang sempit daripada yang lebar" karena yang sempit itu menuntun kepada hidup.Kemungkinan kedua yang Yesus bagikan adalah...]

Bersambung ke Bagian 2

Martin Simamora | Sumber Utama :The Highway to Hell, Keith Krell - bible.org

P O P U L A R - "Last 7 days"