0 Apakah Yesus Kristus Tuhan? (4)

A man with leprosy came to him and begged him on his knees, “If you are willing, you can make me clean.”
Yesus mengklaim sebagai Tuan atas Sabbath, walaupun Alkitab menunjukan bahwa Tuhan yang mengadakan Sabbath. Yesus menyatakan diri dapat mengampuni dosa-dosa. Bahkan dalam hal ini  bangsa Yahudi  mengetahui bahwa pengampunan terhadap dosa hanya dapat dilakukan oleh Tuhan. Yesus menyatakan bahwa dirinya kelak akan datang kembali  ke dunia ini dalam awan-awan kemuliaan. Yesaya memberikan pernyataan yang sama akan hal ini bagi TUHAN. Sangat jelas disini bila Yesus menyatakan ke-Tuhan-an dirinya.

Baca : Bagian 3


Yesus menyatakan dirinya sebagai terang dunia yang menyediakan keselamatan. Dalam  berbagai Mazmur, Daud memberitahukan kepada kita bahwa TUHAN adalah terang  dan keselamatan kita. Yesus juga menyatakan dirinya sebagai Jalan hidup- sebuah pernyataan yang hanya ditujukan  untuk Tuhan. Yesus berkata bahwa Ia yang menyelidiki hati dan pikiran, memberikan kehidupan yang kekal, dan memberikan upah kepada mereka yang mengikutinya. Semua karakteristik ini  hanya dapat ditemukan didalam diri Tuhan.

Yesus menyatakan dirinya Gembala yang baik, yang mencari domba-dombanya. Semua klaim-klaim ini dinyatakan Tuhan dalam Perjanjian Lama. Yesus menyatakan dirinya sebagai mata air kehidupan. Ini adalah rujukan yang jelas pada apa yang Tuhan katakan mengenai dirinya sebagaimana yang dicatat oleh Nabi Yeremia. Yesus juga berkata bahwa Ia memberikan perhentian kepada mereka yang menjumpainya. Klaim yang sama dinyatakan Tuhan dalam kitab Keluaran.

Yesus menyatakan dirinya mengutus Roh Kudus (Penolong). Klaim yang sama dinyatakan Tuhan. Yesus menyatakan telah  membangkitkan dirinya dari kematian, walau alkitab mengatakan Tuhan yang melakukannya. Yesus juga berkata kepada murid-muridnya untuk membaptis para pengikutnya yang baru, dalam 'nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus."

Matius 28:19-20

(19) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,(20) dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Perlu dicatat bahwa dua nama lainnya (Bapa dan Roh Kudus) adalah nama-nama untuk Tuhan. Faktanya, teks ayat tersebut  secara spesifik menyatakan mereka harus dibaptis dalam nama itu (bentuk Tunggal), bukan nama-nama, dari  tiga pribadi yang disebutkan. Sehingga menjadi satu nama, semua nama itu merespresentasi Tuhan. Yesus mengklaim bahwa murid-muridnya tidak akan dapat melakukan berbagai hal yang luar biasa tanpa kuasanya. Pernyataan semacam ini merupakan sebuah klaim yang jelas akan kuasa ke-Tuhan-annya.

Yohanes 15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Yesus menerima Penyembahan yang hanya layak untuk Tuhan

Sejumlah pernyatan Yesus yang paling signifikan terkait ke-Tuhan-annya, sesungguhnya melibatkan sebuah argumen tanpa kata-kata-apa yang Yesus lakukan, bukan katakan. Tak kurang dari 12 peristiwa, Yesus disembah oleh berbagai orang-orang majus, para murid, seorang kusta, seorang pejabat Sinagog, seorang wanita Kanaan, ibu dari anak-anak Zebedeus,seorang buta, malaikat-malaikat, dan semua orang yang ada di surga.  Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa Tuhan saja yang layak disembah.

Bahkan Yesus meproklamasikan  hal ini kepada Setan, ketika ia menggoda Yesus dan menuntut agar Yesus menyembahnya.  Beberapa skeptis mengklaim bahwa mereka yang menyembah kepada Yesus melakukan hal yang taksepatutnya.

Ada sejumlah contoh dimana orang-orang mencoba untuk menyembah para murid atau malaikat dandiperingatkan untuk tidak melakukan hal ini, menyembah kepada malaikat dan para murid/rasul, apalagi Alkitab secarajelas menyatakan bahwa malaikat-malaikat tidak boleh disembah.

Masalahnya muncul sebab Yesus tidak pernah berkatakepada siapapun untuk stop menyembah kepada dia. Jika Yesus bukan Tuhan, tidak berkata apapun kala disembahmerupakan sebuah dosa besar. Jadi, bila Yesus bukan Tuhan, maka Ia berdosa kerena mengizinkan orang lainmenyembahnya. Jika Ia berdosa, maka Yesus tidak mungkin menjadi Juru Selamat, karena Juru selamat harus tanpa cela atau cacat.

Martin Simamora | godandscience.org








P O P U L A R - "Last 7 days"