0 Peperangan Rohani (Bag.3)


CharlesMoot : Spiritual Warfare
Penebusan Manusia dan Kejatuhan Setan


Sebelum kelahiran Yesus, dan bahkan setelah kelahirannya, tujuan Setan adalah untuk mencegah penebusan manusia. Dari sudut saat  Kain membunuh Habel, "benih" Ular itu telah memburu "benih" perempuan. Pada masa Nuh, Tuhan telah memisahkan umatnya, keluarga Nuh dari kejatuhan manusia lainnya. setelah Bahtera Nuh mendarat, dan keturunan Nuh mulai bertambah banyak, kita melihat Setan melanjutkan pertempuran yang telah dimulai di Taman Eden. Kembali, Tuhan memanggil umatnya, Abraham dan keturunannya yang dipilih, menjadi umat Tuhan, untuk melawan pekerjaan Setan.
Sebelumya : Bagian 2


Ingat, tujuan Setan adalah mencegah tergenapinya Firman Tuhan, yang telah mendeklarasikan bahwa Setan akan dihancurkan oleh "benih" wanita itu. Tuhan memilih Israel, keturunan Abraham, Ishak dan Yakub, sebagai umatnya. Dalam kitab Keluaran Tuhan menunjuk anak-anak Israel, keturunan Abraham, Ishak dan Yakub sebagai "umatku" sebanyak 90 kali. Ia membuat pembedaan antara umat-Nya dengan rakyat Mesir.

Keluaran 6:7 BIS

Kamu akan Kujadikan umat-Ku, dan Aku menjadi Allahmu. Maka kamu akan tahu bahwa Aku ini TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari perbudakan di Mesir.

Melalui keturunan-keturunan Israel, Tuhan akan menggenapi rencana penebusan di dunia. Setan kembali berupaya menggagalkan rencana ini. Dalam kitab Keluaran 1, Setan melalui Firaun berupaya menyatukan Israel dengan Mesir dengan cara membunuh semua anak laki-laki, yang akan memaksa Israel menjadi Mesir. Dalam situasi ini, Musa bangkit untuk memimpin Israel kembali ke tanah Kanaan, tanah yang dijanjikan. Dalam perjalanan menuju tanah perjanjian, Tuhan kembali mendeklarasikan pembedaan antara umat-Nya dengan bangsa-bangsa lain.

Keluaran 19:5-6
(5) Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.(6) Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

Israel diciptakan menjadi sangat berbeda dimuka bumi, masyarakat yang unik, masyarakat yang menghormati dan hidup dalam kekudusan. Kata Ibrani untuk kudus adalah Xwdq Qadowsh, yang berarti Suci, dipisahkan atau orang kudus, dalam Perjanjian Baru setara dengan hagios yang diterjemahkan sebagai orang kudus. Israel seharusnya menjadi bangsa yang terdiri dari orang-orang kudus, diantara manusia yang jatuh didalam dosa. Melalui bangsa ini, Tuhan akan mendatangkan Messias, yang akan menghancurkan Setan. Sebagaimana kita baca kisah-kisah perang dan pertempuran dalam Perjanjian Lama dan bangsa ini berjuang melawan dosa, apa yang melatarbelakangi semua ini adalah Peperangan Rohani dimana Setan selalu berupaya untuk mencegah kelahiran Messias.

Nabi-nabi seperti Yesaya mendeklarasikan Messias (Kristus), kelak adalah keturunan Raja Daud, yang akan dilahirkan di Betlehem (Mika 5:1-2 Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel.). Ia akan berkuasa diatas tahta Daud memerintah segala bangsa dan Kerajaan-Nya KEKAL (Yesaya 9:5-7 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.Tuhan telah melontarkan firman kepada Yakub, dan firman-Nya itu menimpa Israel.).

Ketika Yesus mati di kayu salib, Ia telah menebus apa yang terhilang dari Adam dan Hawa dan membayar dosa-dosa manusia. Messias akan mengalami derita dan menebus dosa-dosa manusia. Dia menderita, Ular itu meremukan kebugaran-Nya (Kejadian 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."), tetapi dalam prosesnya Messias menjadi penebusan bagi semua dosa manusia. Kembali, Tuhan  menebus umat-Nya di bumi. Gereja adalah tubuh Kristus di muka Bumi yang hadir sebagai pengejawantahan hadirat Tuhan didalam dunia. Dalam cara yang sama Israel adalah perwujudan Tuhan selama masa Perjanjian Lama, kini kita adalah representasi Tuhan di dunia. Kita telah dicangkokan kedalam Perjanjian berkat-berkat Israel (Roma 11:17 : Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,)

Bersambung ke Bagian 4

Martin Simamora | truthnet.org












P O P U L A R - "Last 7 days"