Jadi, untuk apakah semua godaan-godaan Iblis yang ditujukan kepada Yesus, apakah ia sungguh-sungguh merasakan apa yang kita alami? Setiap kita dapat mengalami situasi godaan semacam ini dan dapat mengatasi godaan ini dengan baik sehingga godaan itu tidak mengakibatkan dosa. Tidak satupun dari kita akan berpendapat bahwa godaan itu sungguh nyata dan memiliki tujuan pada ahirnya. Iblis memiliki tujuan yang berbeda dengan tujuan yang dimiliki Tuhan.
Dengan pandangan ini, kita dapat memahami ketika seseorang berupaya melalui serangkai ujian dan tidak mengalami pemurnian, ujian ini hanya akan sah bila beberapa pemurnian terlihat pada orang tersebut. Yesus telah mati terhadap dosa, tepat seperti yang dikatakan oleh Paulus, kita bertanggungjawab atas diri kita sendiri untuk mati terhadap dosa.
Sebelumnya : Bagian 2