0 DIMANAKAH KITA MENEMUKAN KEPUASAN YANG SEJATI?

Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --dan sayangilah hamba-hamba-Mu!
Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.(Mazmur 90:13-14)

Pertanyaan besar hari ini : dimanakah kita menemukan kepuasan SEJATI?
Cermati Realitas 5 : Hanya dengan  bergantung kepada Tuhan secara total, kita akan memiliki kepuasan sejati

Bagaimana saudara menanggapi dosa dan kematian? Mazmur Musa ini memperlihatkan respon yang sangat luar biasa. "Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --dan sayangilah hamba-hamba-Mu!" Respon terhadap kondisi kemanusiaan kita yaitu sebuah pengakuan kebergantungan kepada Tuhan yang total dan seutuhnya.

Kita berharap agar  Tuhan untuk menerima  kita kembali dalam belas kasih-Nya, kemurahan-Nya dan cinta-Nya. Hanya dengan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan kita dapat menghadapi hari esok dengan penuh harapan. Bahkan bagi kita yang  telah menjadi orang percaya selama bertahun-tahun, setiap hari adalah hari yang dipenuhi dengan harapan saat kita bergantung sepenuhnya kepada Keselamatan Tuhan.

Betapa  sebuah keistimewaan yang luar biasa untuk mengetahui bahwa  pengharapan Israel telah datang. Orang-orang Israel  masih menantikan apa yang  telah digenapi saat ini, dan hingga kini pun mereka belum sepenuhnya bergantung kepada Kristus dibandingkan dengan kita. Kondisi manusia tak pernah berubah selama berabad-abad semenjak dosa pertama  terjadi di Taman Eden, hingga generasi ke  generasi bangsa Israel, bahkan hingga tahun 2011 ini.

Kita  selama menjalani kehidupan yang fana ini dalam pengharapan besar dimana murka Tuhan tidak ditimpakan  kepada kita . Kita hanya dapat luput dari murka tersebuta pada Diri Tuhan sendiri sehingga murka Tuhan tak ditimpakan kepada kita, dan Ia telah memberikan kepada kita Anak-Nya, menjadi berdosa bagi kita, menanggung penghukuman  di kayu salib bagi kita. Untuk menggenapi Taurat, Yesus menanggung dosa-dosa kita satu kali dan selamanya, sebuah penghiburan abadi.

Tuhan yang menumpahkan murkanya kepada orang-orang berdosa, telah  tuntas menimpakan murka-Nya karena Kristus telah menanggung sepenuhnya  murka Tuhan yang seharus ditumpahkan kepada kita.

Kita tidak dapat melakukan apapun untuk memperoleh keselamatan. Tuhan telah mengerjakannya sempurna. Kita sepenuhnya bergantung, dan hanya dalam kebergantungan semacam ini saja kita menemukan Kelegaan  sejati dengan mengetahui  bahwa  hanya Dia yang dapat menanggung penghukuman kita dan menaklukan kematian. Iman dalam Yesus saja satu-satunya pengharapan, dan juga pengharapan yang utuh dan memuaskan.

Identitas kita sebagai manusia harus membuat kita tidak mengandalkan diri ini. Hanya dengan mengandalkan Yesus saja  kita memperoleh kepastian. Ia telah melakukan yang tak dapat dilakukan oleh manusia manapun.

Ide besar hari ini : Ketergantungan kita kepada Yesus membawa kepuasan sejati didalam Tuhan.

by Steve Ham, AiG–U.S | Alih Bahasa : Martin Simamora

P O P U L A R - "Last 7 days"