0 APAKAH TUHAN MEMBENCI SETIAP MANUSIA?

Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu.Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan. (Mazmur 5:4-5)


Pertanyaan besar hari ini : apakah Tuhan membenci setiap manusia?

Jika anda memulai sebuah pembicaraan dengan seseorang betapa Tuhan sangat mengasihinya,anda sangat mungkin akan diterima olehnya. siapapun sangat suka mendengar perkataan betapa Tuhan sangat mengasihimu. Dan memang pada dasarnya kita mencintai diri kita sendiri, "Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya" (Efesus 5:29), dan sangat menyenangkan mengetahui kita disayangi oleh seseorang--khususnya mengetahui bahwa Tuhan mengasihi kita. Jelas sangat mudah untuk mengarahkan diri kita terhadap topik sekitar Tuhan yang mengasihi, ketimbang menggali aspek-aspek karakter Tuhan lainnya yang lebih sulit untuk dapat dimengerti.

Akan tetapi, Injil yang sejati lebih dari sekedar "Yesus Mengasihi Anda". Kasih Tuhan kepada kita akan bermakna sangat kecil kecuali kita terlebih dahulu memahami betapa hancurnya kondisi kita sabagai orang-orang berdosa dihadapan Tuhan yang Kudus. Sebagaimana yang kita baca dalam ayat hari ini, Kejahatan tak dapat berdiam bersama dengan Tuhan. Dia Tuhan yang kudus, dan Dia menyukai kebenaran, "Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya" (Mazmur 11:7). Tuhan bukanlah Tuhan yang pembenci, sebab kitab suci menyatakan bahwa "Tuhan adalah Kasih".


1 Yohanes 4:8, 16
Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.


Akan tetapi, Tuhan juga sungguh benar, sungguh adil, dan kudus; oleh karena itu, Dia pasti membenci kejahatan, yang dalam segala hal sangat bertentangan dengan segala keberadaan Tuhan.

Anda pasti pernah mendengar bahwa " Tuhan membenci dosa tetapi mencintai orang yang berdosa". Mereka yang menggunakan kalimat atau frasa ini pada dasarnya bermaksud baik, tetapi kalimat ini jelas sangat menyederhanakan Kebenaran sejati dan membawa kepada pemahaman keliru. Tuhan mengasihi orang-orang yang berdosa, namun coba perhatikan ayat-ayat ini, diantaranya :
Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal

Roma 5:8
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.

1 Yohanes 4:10
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

Belum lagi  ayat-ayat seperti :

Mazmur 5:5
Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan.

Mazmur 5:5 menyatakan betapa Tuhan tak hanya membenci tabiat-tabiat fasik, tetapi juga orang-orang yang melakukan kejahatan.

Yohanes 3:17
Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia .

Ayat ini  menyatakan bahwa siapapun yang tidak bertobat dan menerima Kristus telah berada didalam penghakiman terhadap dosa dibawah murka Tuhan yang kudus . Walaupun Tuhan tak berkenan terhadap kematian orang fasik--"Dan engkau anak manusia, katakanlah kepada kaum Israel: Kamu berkata begini: Pelanggaran kami dan dosa kami sudah tertanggung atas kami dan karena itu kami hancur; bagaimanakah kami dapat tetap hidup?" Yehezkiel 33:10--, namun Tuhan pasti dan akan menghakimi orang-orang berdosa, dan ini berlaku untuk semua orang karena semua orang telah berdosa.

Roma 3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Semoga anda dapat melihat betapa Tuhan sangat membenci dosa kita yang membuat kasih-Nya kepada kita sangat luar biasa spektakulernya. Tuhan telah menyediakan jalan keselamatan dari dosa dan penghakiman melalui Anak-Nya Yesus Kristus, yang telah Dia serahkan untuk mengalami kematian yang seharusnya kita yang mengalaminya, yang dilakukan oleh Tuhan karena Kasih Tuhan yang luar biasa kepada kita.

Hal yang sangat penting untuk menyadari bahwa dosa bukanlah sesuatu yang harus nikmati dalam kehidupan ini. Seperti Daud, maka kita pun harus :"Tiada kutaruh di depan mataku perkara dursila; perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku (Mazmur 101 :3). Dosa itu kotor bagi Tuhan dan seharusnya hal yang menjijikan bagi kita. Jika anda menganggap diri anda seorang Kristen tetapi anda masih dipesona oleh hal-hal yang jahat, ambil waktu sekarang ini dan periksa hatimu dalam terang kekudusan Tuhan.

Ide besar hari ini : saat kita memahami Tuhan sangat membenci dosa, maka kita dapat memiliki pemahaman yang lebih baik betapa Tuhan sangat mengasihi orang-orang yang berdosa.

by Erik Lutz, AiG–U.S. | Alih Bahasa : Martin Simamora

P O P U L A R - "Last 7 days"