0 Mujizat-Mujizat Yesus, Apakah Maknanya? (Bag. 2- selesai)


Artwork: Sketch by Rembrandt van Rijn- beforemyheartstops.blogspot.com
Pada masa pelayanan Yesus Kristus di Bumi ada tiga macam mujizat  yang sebenarnya memudahkan bangsa Yahudi untuk  mengenali jika Messias telah datang.


1. Kesembuhan seorang Yahudi yang menderita Kusta--semenjak masa Musa dan selesainya Hukum Musa tak seorangpun penderita kusta yang dapat disembuhkan di Israel. Tak seorang Yahudi pun yang sembuh dari kusta, Maria dan Nathan bukan orang Yahudi ( Matius 8:2-4 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir."* Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya. Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapapun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."; Lukas 5:12-16 Markus 1:40-45). 



Sebelumnya : Bagian 1



2.Penyembuhan dan pengusiran setan-memperlihatkan bahwa Yesus memiliki kuasa atas alam terlihat maupun tak terlihat

3.Penyembuhan terhadap seorang yang buta sejak lahir pada Yohanes 9:1-32, jenis ini hanya dapat dilakukan oleh Messias

Yesus mendemonstrasikan kuasanya atas kematian dan kehidupan. Matius 9:18,23-25 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup."Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,berkatalah Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur." Tetapi mereka menertawakan Dia. Setelah orang banyak itu diusir, Yesus masuk dan memegang tangan anak itu, lalu bangkitlah anak itu.

Bahkan kematian tunduk kepada otoritasnya. Pada tiga peristiwa, Yesus membangkitkan orang dari kematian.Yesus membangkitkan anak perempuan kepala rumah ibadat yang baru saja meninggal- Matius 9:18-26 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup." Membangkitkan anak tunggal laki-laki seorang janda - Lukas 7:11-15 Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. 

Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu, dan membangkitkan Lazarus- (Yohanes 11 Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan."Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada;) yang telah meninggal selama 4 hari sebagai bukti utama bahwa Yesus bahkan dapat membangkitkan orang mati yang jazadnya sudah membusuk.

Banyak pihak yang berpendapat bahwa para pengikut Yesus membuat legenda-legenda mengenai Yesus dan membuat cerita-cerita supranatural. Akan tetapi, satu dari banyak faktor adalah singkatnya jedah waktu antara pelayanan-pelayanan mujizat Yesus yang disaksikan banyak orang dan terbitnya Injil-Injil, sehingga tidak ada waktu yang memadai bagi terciptanya legenda-legenda. Ada banyak saksi mata mujizat-mujizat Yesus yang masih hidup dan dapat membantah berbagai peristiwa mujizat yang dikarang (I Korintus 15:6 Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.)

Yesus berkata : Yohanes 10:37-38 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." Mereka dapat mengetahui kepribadiannya. Yesus tahu jika mereka memandang hal ini maka mereka akan sampai kepada sebuah pengenalan bahwa Yesus adalah sungguh dia yang mengklaimnya, Pencipta mereka.Semua mujizat Yesus telah terjadi dihadapn masyarakat kala itu.

Rasul Paulus dalam Kisah Para Rasul 26:25,26 Tetapi Paulus menjawab: "Aku tidak gila, Festus yang mulia! Aku mengatakan kebenaran dengan pikiran yang sehat! Raja juga tahu tentang segala perkara ini, sebab itu aku berani berbicara terus terang kepadanya. Aku yakin, bahwa tidak ada sesuatupun dari semuanya ini yang belum didengarnya, karena perkara ini tidak terjadi di tempat yang terpencil.

Pada hari Pentakosta, Petrus berdiri dan dengan berani mengklaim : Kisah Para Rasul 2:22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.

Yesus dan Nubuat

Yesus telah memprediksikan bahwa kota Yerusalem akan dihancurkan. 40 tahun sebelum peristiwa itu terjadi, Yesus telah memberitahu secara spesifik bagaimana kehancuran kota tersebut 

Matius 24:1-2 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."Tepat sebagaimana yang diprediksi Yesus Kerajaan Romawi masuk menjarah semua emas dari bait suci dan memorak-porandakan semua batu-batunya.

Setelah  Yesus menubuatkan Yerusalem, ia juga menubuatkan bahwa mereka akan terusir dari tanah mereka hingga waktu tertentu, Lukas 21:24 dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu."Yesus juga menubuatkan situasi sekitar kematiannya dan siapa saja yang terlibat.

Tanda TERAKHIR bagi Israel

Matius 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

Yesus juga memprediksi waktu kematiannya  yang akan terjadi selama hari raya Paskah Yahudi, dan bagaimana kematian itu berlangsung melalui penyaliban.

Matius 26:2 "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."

Teks Ibrani Yunus 2:1 seharusnya dibaca "Ikan besar" bukan seekor 'paus'. Walau beberapa mengklaim hal ini tak mungkin tetapi ada bukti nyata mengenai hal ini.

Ada mahkluk-mahkluk lau yang memiliki kemampuan untuk menelan manusia secara utuh. Paus-paus jenis Sperm terkenal  karena suka menelan obyek-obyek besar, termasuk ikan hiu sepanjang 15 kaki (Frank T. Bullen, Cruise of the Cachalot Round the World After Sperm Whales, London: Smith, 1898). Baik Paus Sperm (Sperma) dan paus Biru sanggup menelan manusia secara utuh. Ada beberapa peristiwa yang mirip dengan peristiwa Yunus. Dua dokumen melaporkan bahwa ada 

manusia-manusia yang ditelan oleh mahluk laut besar dan hidup, serta menceritakan kembali pengalamannya. Pada tahun 1771, Marshal Jenkins ditelah hidup-hidup oleh Paus Sperma dan selamat .  Peristiwa serupa lainnya dialami oleh  James Bartley pada 1891, seekor paus Sperma yang sedang diburu dan telah terkena panah "harpoon" menelan Bartley. Paus berhasil meloloskan diri, tetapi tak lama kemudian paus tersebut ditemukan tewas. Bartley sendiri ditemukan dalam keadaan hidup namun tak sadarkan diri dalam perut paus. Ia kemudian siuman dan berhasil memulihkan kesehatannya beberapa  minggu kemudian (Ambrose James Wilson, Princeton Theological Revue, October, 1928)

Yesus menggunakan sejarah Yunus untuk mengkonfirmasi kematian dan kebangkitannya. Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa Yesus memang sungguh-sungguh mati dan kemudian bangkit dari kematian. Kebangkitan Kristus dalam hal ini dipandang sebagai  sejarah faktual sama seperti peristiwa Yunus.

Adakah yang seperti Yesus Kristus?

Martin Simamora | Let Us Reason 















P O P U L A R - "Last 7 days"