Tak ada titik lain dimana manusia membuat kesalahan-kesalahan yang lebih besar selain pada hubungan antara Taurat dan Injil. Beberapa pihak mengedepankan Taurat menggantikan Injil; sementara yang lainnya menempatkan Injil menggantikan Taurat, beberapa lagi memodifikasi Taurat dan Injil, dan tidak mengkhotbahkan baik Injil ataupun Taurat; dan yang lainnya lagi meniadakan Taurat sama sekali dalam khotbah di mimbar, dengan mengabarkan Injil. Ada banyak yang berpikir bahwa Taurat adalah Injil, dan mengajarkan jemaat untuk mengupayakan perbuatan-perbuatan baik: kejujuran, kebenaran, menjauhi minuman alkohol, murah hati agar memperoleh keselamatan, ungkap Charles Spurgeon .
Sebelumnya Bagian 1