0 TUHAN Tidak Mahatahu Karena Dia Bertanya dan Mencobai??



Oleh :Martin Simamora

TUHAN Tidak Mahatahu Karena Dia Bertanya dan Mencobai??

Apakah Dia yang menguji hati tidak tahu yang sebenarnya?- Amsal 24:12



Sebetulnya sudah terlampau sering saya mendengar pandangan bahwa Allah Tidak Mahatahu. Bahkan sebetulnya sudah terlampau sering saya mendengarkan pendapat dan “keimanan sesat” semacam ini, dan kadang kala pendapat semacam ini bukan datang dari orang yang tak percaya Tuhan! Malahan mengaku sebagai orang Kristen dan bahkan berangkali seorang yang sudah tampil di mimbar dan mengajar di atas mimbar. Berpikir bahwa TUHAN pada dasarnya semacam mahkluk yang dependen pada manusia itu sendiri, sebuah bentuk keangkuhan yang mengerikan sebab sedang menyederajatkan dirinya kepada TUHAN! Lebih angkuh lagi, mulut yang berkata bahwa keadaan Tuhan  tidak maha tahu memang  adalah keadaan sebenarnya.

Renungan singkat dan sederhana ini. Sengaja dibuat sesederhana mungkin dengan menghindarkan penjelasan teknis semisal mengadopsi “Bahasa Antropomorphisme  yang ditulis oleh Pdt. Budi Asali, M.Div, dan ada di dalam  blog ini. Sebab  kerap dianggap secara sembrono dan tanpa sebuah  argumentasi yang memadai, jika dipandang dari sudut pandang teknis semacam itu adalah sebuah upaya untuk menyelaraskan dengan doktrin x tertentu. Atau dianggap sebagai mengaburkan apa sesungguhnya yang ingin dikatakan oleh kata dan kalimat. Saya pun akan berangkat dengan sebuah teks yang menjadi dasar penentangan bahwa Allah Mahatahu atau dengan kata lain dengan teks ini hendak dinyatakan bahwa Allah tidak mahatahu:

Seseorang mengutip begitu saja Kel 16:4:
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.

Dan kemudian seseorang itu mengimbuhkan “TUHAN aja eksperimen karena Dia tidak tahu bakal bagaimana.” Sebagai sebuah kesimpulannya demi menuding salah pada pandangan yang menegaskan secara bulat  tanpa sebuah fluktuasi, Tuhan memang mahatahu!



Berdasarkan kata “kucoba” maka disimpulkan TUHAN tidak tahu sepenuhnya atau Tidak mahatahu. Sehingga dikatakan bahwa TUHAN Bereksperimen. Benarkah jika Tuhan “Mencoba,” “Menguji,” atau “Bertanya” seperti pada manusia di Taman, Tuhan bertanya dimanakah kamu (Kejadian 3:9); apakah anda akan mengatakan bahkan manusia saja bisa bersembunyi dari Allah?


Untuk menjawab hal ini, saya memilih cara  yang paling sederhana, yaitu biarlah Alkitab atau teks Alkitab itu sendiri menjelaskannya. Marilah kita melihat sejumlah teks yang mengatakan Dia mahatahu baik secara gamblang atau dalam gaya bahasa tak langsung, sekaligus menjawab tudingan seseorang yang dibangun di atas Keluaran 16:4.


Allah Mahatahu
Berikut ini adalah sejumlah teks yang merupakan sebuah potret besar  beresolusi tinggi, mengenai TUHAN  pada kemahatahuanNya:
1Raja Raja 8:39
“maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga, tempat kediaman-Mu yang tetap, dan Engkau kiranya mengampuni, bertindak, dan membalaskan kepada setiap orang sesuai dengan segala kelakuannya, karena engkau mengenal hatinya--sebab Engkau sajalah yang mengenal hati semua anak manusia,”

Amsal 24:12
Kalau engkau berkata: "Sungguh, kami tidak tahu hal itu!" Apakah Dia yang menguji hati tidak tahu yang sebenarnya? Apakah Dia yang menjaga jiwamu tidak mengetahuinya, dan membalas manusia menurut perbuatannya?

Mazmur 44:21
masakan Allah tidak akan menyelidikinya? Karena Ia mengetahui rahasia hati!


Yeremia 11:20
Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.

Yeremia 20:12
Ya TUHAN semesta alam, yang menguji orang benar, yang melihat batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.

Yeremia 32:17-19
Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya, Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada suatu apapun yang mustahil untuk-Mu! Engkaulah yang menunjukkan kasih setia-Mu kepada beribu-ribu orang dan yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya yang datang kemudian. Ya Allah yang besar dan perkasa, nama-Mu adalah TUHAN semesta alam, besar dalam rancangan-Mu dan agung dalam perbuatan-Mu; mata-Mu terbuka terhadap segala tingkah langkah anak-anak manusia dengan mengganjar setiap orang sesuai dengan tingkah langkahnya dan sesuai dengan buah perbuatannya;


Yehezkiel 11:5
Maka Roh TUHAN meliputi aku dan TUHAN berfirman kepadaku: "Katakanlah: Beginilah firman TUHAN: Kamu berkata-kata begini, hai kaum Israel, dan Aku tahu apa yang timbul dalam hatimu.

Yehezkiel 14:2-5
Maka datanglah firman TUHAN kepadaku: Hai anak manusia, orang-orang ini menjunjung berhala-berhala mereka dalam hatinya dan menempatkan di hadapan mereka batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam kesalahan. Apakah Aku mau mereka meminta petunjuk dari pada-Ku? Oleh sebab itu berbicaralah kepada mereka dan katakan: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Setiap orang dari kaum Israel yang menjunjung berhala-berhalanya dalam hatinya dan menempatkan di hadapannya batu sandungan yang menjatuhkannya ke dalam kesalahan, lalu datang menemui nabi--Aku, TUHAN sendiri akan menjawab dia oleh karena berhala-berhalanya yang banyak itu, supaya Aku memikat hati kaum Israel, yang seluruhnya sudah menyimpang dari pada-Ku dengan mengikuti segala berhala-berhala mereka.

Ulangan 31:21
Maka apabila banyak kali mereka ditimpa malapetaka serta kesusahan, maka nyanyian ini akan menjadi kesaksian terhadap mereka, sebab nyanyian ini akan tetap melekat pada bibir keturunan mereka. Sebab Aku tahu niat yang dikandung mereka pada hari ini, sebelum Aku membawa mereka ke negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada mereka."


Amsal16:2
Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.

Mazmur 94:9
Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar? Dia yang membentuk mata, masakan tidak memandang?

1 Tawarikh 28:6,9:  Ia telah berfirman kepadaku: ... Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.

Mazmur121:3
Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap.

Keluaran 24:11
(11) Tetapi TUHAN berfirman kepadanya: "Siapakah yang membuat lidah manusia, siapakah yang membuat orang bisu atau tuli, membuat orang melihat atau buta; bukankah Aku, yakni TUHAN? (12) Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan."...(15) Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.  

I Tawarikh 29:17
Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita.


Amsal 20:12
Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

Roma 2:6
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya


Yeremia 17:10
Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."

Yehezkiel 36:19
Aku menghamburkan mereka di antara bangsa-bangsa, sehingga mereka berserak-serak di semua negeri, Aku menghakimi mereka selaras dengan tingkah lakunya.

Matius 6:4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Lukas 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.

Lukas 5:22
Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?

Matius 9:4
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?

Markus 2:8
Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?

Matius 12:15
Tetapi Yesus mengetahui maksud mereka lalu menyingkir dari sana. (12-15b) Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.


Matius 12:25
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan

Lukas 6:8
Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: "Bangunlah dan berdirilah di tengah!" Maka bangunlah orang itu dan berdiri.


Lukas 9:47
Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya,


Yohanes 2:24-25
Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Roma 8:26-27
Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

Wahyu 2:23
Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.

Wahyu 22:12
Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.


Semua teks diatas adalah gambaran besar siapakah TUHAN  pada KEMAHATAHUANNYA. Ayat-ayat diatas membentuk sebuah potret megah bahwa kemahatahuan TUHAN sungguh dahsyat. Bahkan pada sebuah waktu dan tempat pada 2000-an tahun lampau manusia-manusia di bumi sempat mengecap kemahatahuanNya secara dekat baik dalam reaksi positif dan negatif. Ya...itu terjadi kala Sang Logos datang ke dunia ini:

  • Yohanes 1:1-3 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

  • Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Sehingga tak heran, Yesus memiliki kemahatahuan   yang ilahi dalam sebuah cara yang sangat keras, menjulang begitu tingginya hingga mencapai sorga! Perhatikan saja sebagaimana  teks berikut ini, yang telah saya sajikan sebelumnya:

Yohanes 2:24-25
Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

Saya ingin anda memperhatikan kenyataan ini, sebuah kenyataan yang akan menunjukan siapakah Yesus dan sekaligus bagaimana kemahatahuannya adalah sebagaimana kematahuan TUHAN:

  • Mengenal mereka SEMUA 
  • Tak memerlukan saksi untuk memberikan informasi apapun juga terkait manusia-manusia  agar Ia tahu. 
  • Dia tidak memerlukan kesaksian, sebab Dia memiliki pengetahuan yang jauh lebih kredibel dan jauh lebih sempurna sebab Dia tahu apa yang ada di dalam hati manusia. Berapa  hati manusia? Banyak hati manusia. Adakah manusia dapat tahu secara sempurna isi satu hati manusia saja? Jelas TIDAK!

     

Menjawab Tudingan Kosong

Apakah benar Tuhan sedang bereksperimen sebab Dia tidak mahatahu akan masa depan, berdasarkan Keluaran 16:4 tersebut?

Ada 2 cara Alkitab menjawab tudingan kosong ini:

(1) TUHAN dalam Kitab Keluaran itu sendiri:
TUHAN yang berkata pada Keluaran 16:4 “supaya mereka kucoba” sama sekali bukan  Tuhan yang dungu dan buta  akan masa depan sehingga dia merasa perlu melakukan eksperimen sebab dia tidak tahu pasti apa yang bakal terjadi. Sebab sejak awal Dia telah berkata begini, setelah Dia memperkenalkan namaNya adalah AKU ADALAH AKU (Keluaran 3:14):

Keluaran 3:17-22
Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus beserta para tua-tua Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu harus berkata kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menemui kami; oleh sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami. Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat. Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi. Dan Aku akan membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa ini, sehingga, apabila kamu pergi, kamu tidak pergi dengan tangan hampa, tetapi tiap-tiap perempuan harus meminta dari tetangganya dan dari perempuan yang tinggal di rumahnya, barang-barang perak dan emas dan kain-kain, yang akan kamu kenakan kepada anak-anakmu lelaki dan perempuan; demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir itu."

Keluaran 4:19
Adapun TUHAN sudah berfirman kepada Musa di Midian: "Kembalilah ke Mesir, sebab semua orang yang ingin mencabut nyawamu telah mati."

Keluaran 5:22,23- 6:1-2
Lalu Musa kembali menghadap TUHAN, katanya: "Tuhan, mengapakah Kauperlakukan umat ini begitu bengis? Mengapa pula aku yang Kauutus? Sebab sejak aku pergi menghadap Firaun untuk berbicara atas nama-Mu, dengan jahat diperlakukannya umat ini, dan Engkau tidak melepaskan umat-Mu sama sekali." Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Sekarang engkau akan melihat, apa yang akan Kulakukan kepada Firaun; sebab dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan membiarkan mereka pergi, ya dipaksa oleh tangan yang kuat ia akan mengusir mereka dari negerinya." Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.

Pujian Megah Israel Kepada TUHAN yang sempurna: Keluaran 15:1-21. Karena ini panjang, ada baiknya membukan Alkitab untuk membaca dan mempelajarinya.

TUHAN mencobai Israel sebab TUHAN  tahu sekali apa yang sedang Dia lakukan; TUHAN tahu sekali apa maksudNya mencobai Israel dalam situasi yang sebetulnya tak ideal dalam pandangan manusia:
Keluaran 15:25-26
Musa berseru-seru kepada TUHAN, dan TUHAN menunjukkan kepadanya sepotong kayu; Musa melemparkan kayu itu ke dalam air; lalu air itu menjadi manis. Di sanalah diberikan TUHAN ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan kepada mereka dan di sanalah TUHAN mencoba mereka, firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit manapun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau."

TUHAN mencobai Israel, dan TUHAN tahu sekali apa dasar dan mengapa Israel harus dicobai:
Keluaran 16:14
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Sesungguhnya Aku akan menurunkan dari langit hujan roti bagimu; maka bangsa itu akan keluar dan memungut tiap-tiap hari sebanyak yang perlu untuk sehari, supaya mereka Kucoba, apakah mereka hidup menurut hukum-Ku atau tidak.


Jika Dia tidak mahatahu maka Dia memang tidak tahu apa hasil dari tindakan TUHAN mencobai. TUHAN pada kenyataannya telah mengetahui apa hasil dari tindakan mencobainya sehingga sedari awal Dia telah menetapkan upah atau  ganjaran dari setiap hasil pasti dari tindakanNya untuk mencobai Israel. BACALAH kembali Keluaran 15:25-26.

TUHAN tidak sedang bereksperimen apapun juga sebab di dalam  tanganNya sudah sejak awal ditetapkan apa yang akan dilakukannya dan apa yang dihasilkan oleh ketetapanNya itu. Mengapa Dia dapat menentukan  bahkan sebelum hasilnya/realita faktualnya dapat diketahui secara manusia? Bagaimana TUHAN tahu pasti bahwa tidak akan pernah salah  terkait apa yang akan dan telah dilakukanNya dan telah ditetapkanNya terjadi sebelum realita faktualnya berwujud? Jawabnya: sebab DIA ADALAH TUHAN.

Anda pun harus memperhatikan Keluaran 16:1-3. Bersungut-sungut adalah kejadian yang mendahului 16:4. Dan 16:1-3 adalah indikator nyata bahwa mereka TIDAK SUNGGUH-SUNGGUH MENDENGAR dan TIDAK MENGIKUTI SEGALA KETETAPANNYA. Mencobai akan menghasilkan 2 hal yaitu: hukuman atau berkat. Ini yang menjadi tujuan TUHAN mencobai, bukan sama sekali Dia tidak tahu menahu. Bahkan Dia sudah  menyiapkan bentuk berkat dan bentuk kutuknya untuk hasil yang belum diketahui atau apakah sudah terlihat tindak tanduk Israel sehingga ada dasar untuk menghakimi dan menentukan apakah bentuk berkat dan bentuk kutuk yang sesuai dengan perbuatan mereka. Karena DIA MAHATAHU maka Dia tak perlu menunggu hasil perbuatan Isreal dalam masa pencobaan sedang dilangsungkan!


(2)TUHAN dalam Perjanjian Baru
Mencobai bukan TUHAN sedang bereksperiman;  TUHAN bertanya bukan karena Dia tidak mahatahu. Sebaliknya karena Dia mahatahu! Dalam Perjanjian Baru hal yang sama akan kita jumpai.

“Close Up” Tuhan Menguji atau Mencobai Sebab Dia Telah Mengetahui Sebelumnya


Perhatikan teks-teks luar biasa ini:


  • Lukas 5:22 Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?

  • Matius 9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
  • Markus 2:8 Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?


Perhatikan, apakah  ketika Sang Logos bertanya berarti Dia tidak tahu apapun dan tidak maha tahu? Teks-teks diatas memperlihatkan bahwa ketika dia bertanya bukan berarti dia tidak  tahu apapun. Tuhan selalu mendasarkan tindakannya pada kemahatahuanNya dan pada apa yang menjadi kehendakNya.


Ketika anda menemukan teks-teks yang membuat pikiranmu berpikir bahwa TUHAN dengan demikian tidak maha tahu maka anda perlu pertama-tama melihat konteks teks tersebut, sebab mengabaikan konteks sama dengan mengabaikan apa sesungguhnya yang hendak dikisahkan oleh teks itu sesungguhNya atau apa sesungguhnya yang TUHAN maui agar kita dapat mempelajari dan menghidupinya dalam kehidupan ini. Bertemu dengan kehendak TUHAN dalam setiap teks Kitab suci akan memberikan anda kuasa kehidupan untuk hidup dalam TUHAN dan memberikan sebuah kuasa untuk memuji dan memuliakanNya.


Jika kesaksian yang anda temukan membuat TUHAN bukan lagi TUHAN namun sederajat dengan eksistensi manusiamu, maka awaslah sebab dengan demikian itu adalah momen yang tepat bagi anda untuk berhenti  menjadi orang percaya dan hidup dalam tipu muslihat Setan.


Bagaiamana dengan anda? Apakah anda berjumpa dengan TUHAN yang mahasempurna ketika anda mempelajari Alkitabmu, ataukah anda bertemu dengan tuhan yang sama sekali tak sanggup membuat keputusan secara sempurna sebab pengetahuannya terbatas?

Yesus bahkan berkata bahwa dirinya tidak memerlukan kesaksian manusia untuk apapun juga sebab dia sudah mengetahuinya!

Yohanes 2:24-25
Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia.

AMIN
Segala Kemuliaan Hanya Bagi TUHAN






P O P U L A R - "Last 7 days"