Ketiga, keadilan Allah dimanifestasikan dalam PENEBUSAN
Kita telah melihat bahwa keadilan Allah dalam
pemerintahan-Nya dalam dunia ini dimanifestasikan dalam
nurani-nurani manusia dan dalam
alokasi-alokasi Providence(pelaksanaan rencana Allah). Mari kita melihat bagaimana ini
dinyatakan dalam karya penebusan. Disini adalah
dikehendaki Yang Maha Tinggi untuk memberikan sebuah tanda demonstrasi kebenaran-Nya berdasarkan pada
ketentuan-ketentuan Hukum yang telah Dia
kerangkakan. Tidak dimanapun juga prinsip-prinsip pemerintahan Ilahi
diperlihatkan sedemikian gamblang seperti di sini—namun tidak dimanapun juga,
kita dapat tambahkan, sedemikian krusial/pentingnya bagi kita untuk
selengkapnya tunduk pada kitab suci jika pikiran-pikiran kita padanya
untuk menghormati Tuhan Allah.
Jika pekerjaan-pekerjaan penciptaan mengandung
misteri-misteri yang melampaui kekuatan-kekuatan kita untuk memecahkannya,
dan jika alokasi-alokasi Providence kerap sangat
membingungkan, maka terlebih
lagi kemegahan
pekerjaan penebusan—karya
agung Allah—pasti dipenuhi dengan takjub
hormat pada mereka yang berupaya untuk merenungkan metoda dan makna
penebusan. Hanya ketika kita menginterpretasikan dengan terang tulisan kudus Kitab suci, anomali atau ketaklaziman menakjubkan penderitaan
Adil bagi yang tidak adil akan dijauhkan dari
kesalahan-kesalahan yang paling menakutkan.