Pages
- [HOME]
- Siapakah Yesus Kristus?
- G R A C E
- SATU Keselamatan
- Roh Kudus
- Truth
- Pluralisme
- Alkitab
- NICEA
- TRINITAS
- Dasar Kristen
- Aku Percaya
- Faith
- T U L I P
- Nabi Seperti MUSA
- ETPATAH ISCS
- Corpus Delicti
- Apologetika
- Ismael
- Christmas Time
- DecepTions
- Hipnotis
- DOSA
- Nabi Palsu
- Providence
- Kisah Perjalanan Yesus
- GKI Yasmin
- H A M
- About Me
F O K U S
Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus
Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...
0 5 KEBENARAN KOKOH DALAM MENJALANI TAHUN YANG PENUH DENGAN KETAKPASTIAN (Vol.9 - Selesai)
0 YOHANES PEMBAPTIS
YOHANES PEMBAPTIS
Pengkhotbah
Esra Alfred Soru
Saat ini kita berada dalam minggu-minggu pra Natal dan karenanya kita perlu mempersiapkan diri kita dengan belajar dari Firman Tuhan. 2000 tahun yang lalu, sesaat sebelum terjadi Natal yang pertama, tampillah seorang yang pengkhotbah yang bernama Yohanes Pembaptis. Ia adalah seorang pembuka jalan bagi Kristus. Karena itu rasanya pas jika hari ini dalam rangka persiapan kita merayakan Natal, kita belajar dari Yohanes Pembaptis ini. Ada banyak hal yang dapat dipelajari dari Yohanes Pembaptis ini tapi hari ini kita akan khususkan pembahasan pada Yoh 3:22-30 saja.
Yoh 3:22-30 – (22) Sesudah itu Yesus pergi dengan murid-murid-Nya ke tanah Yudea dan Ia diam di sana bersama-sama mereka dan membaptis. (23) Akan tetapi Yohanes pun membaptis juga di Ainon, dekat Salim, sebab di situ banyak air, dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis, (24) sebab pada waktu itu Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara. (25) Maka timbullah perselisihan di antara murid-murid Yohanes dengan seorang Yahudi tentang penyucian. (26) Lalu mereka datang kepada Yohanes dan berkata kepadanya: "Rabi, orang yang bersama dengan engkau di seberang sungai Yordan dan yang tentang Dia engkau telah memberi kesaksian, Dia membaptis juga dan semua orang pergi kepada-Nya." (27) Jawab Yohanes: "Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga. (28) Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya. (29) Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. (30) Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
Labels:
Alfred Soru,
Alkitab,
Pulpit,
Truth
Location:
Kupang, Indonesia
Subscribe to:
Posts (Atom)
