Oleh : Bob Deffinbaugh, Th.M
Signifikansi kebangkitan Yesus Kristus kerap dilewatkan atau terdistorsi oleh gereja-gereja di Amerika. Kerap kali, perayaan peristiwa Kebangkitan Yesus Kristus lebih sebagai sebuah ritual “keluar dari kubur,” ketimbang sebagai sebuah ibadah dan selebrasi kebangkitan Yesus Kristus. Banyak pengkhotbah evangelikal memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan khotbah apologetik, berupaya memperlihatkan kebangkitan Yesus Kristus merupakan sebuah fakta sejarah—dan memang demikian adanya. Saya meyakininya,akan tetapi, dari banyak orang-orang non Kristen yang menghadiri ibadah-ibadah perayaan kebangkitan Yesus Kristus mengakui bahwa kebangkitan Kristus adalah sebuah fakta. Hanya saja mereka tidak mengenali dan mengambil langkah berdasarkan signifikansinya atau nilai agung yang terkandung . Untuk alasan inilah saya menyampaikan ulasan ini kepada orang-orang tidak percaya yang religius, yang percaya pada fakta kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, tetapi yang gagal menangkap signifikasinya bagi dirinya sendiri. Saya akan berupaya untuk mendemonstrasikan signifikansi kebangkitan Kristus dengan memfokuskan pada keunikannya, perlunya, dan pentingnya kebangkitan itu.