F O K U S

Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus

Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah   Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...

0 Apakah Tuhan Perjanjian Lama seorang Monster tanpa Belas kasih? (3)



Relief Niniwe : Pasukan Asyria/Asyur
yang terkenal kekejamannya sedang
menusuk  musuhnya dengan sebuah tiang
dan dipancangkan
[sumber :Grisly Assyrian Record of Torture and Death
By Erika Belibtreu]

Oleh :Robin Schumacher, Ph.D.

Pada bagian pertama :Dalam bukunya “The God Delusion”, seorang ateis Richard Dawkins menuliskan sebuah  kritik tajam  penggambaran Tuhan sebagaimana dia    melihat Tuhan dalam Perjanjian Lama. Dawkins berkata : “Tuhan Perjanjian Lama  sangat-sangat nyata merupakan karakter yang sangat tidak menyenangkan dalam semua kisah fiksi : .......

Bagian kedua :
Orang-orang Amalek khususnya   melancarkan serangan-serangan mereka sebagai pengecut kepada Israel dan dengan sengaja membunuh orang yang lemah dan tua yang terkadang tercecer di belakang kelompok inti  yang   melakukan perjalanan mereka ke tanah yang dijanjikan Tuhan ( bandingkan dengan Ulangan 25:17-19). Kitab Hakim-Hakim (6:3-5) merekam bahwa orang-orang Amalek secara konsisten beraliansi dengan bangsa-bangsa lain untuk melakukan pembasmian bangsa Israel.  Ajaibnya ,  Tuhan memilih untuk tidak menghancurkan orang-orang Amalek sampai  setidaknya 400 tahun berlalu dari tindakan dosa mereka yang pertama terhadap umat-Nya. Waktu yang demikian panjangnya seperti ini memperlihatkan kesabaran Tuhan dan  mengenyahkan tuduhan apapun bahwa Tuhan cepat marah dan tergesa-gesa melakukan penghukuman terhadap mereka yang berdosa dihadapan-Nya.



Sebuah Pola yang dapat dipahami


Berdasarkan contoh-contoh yang telah diutarakan sebelumnya, kita dapat melihat sebuah pola unik/khas yang mengemuka dari penghukuman-penghukuman yang didatangkan oleh Tuhan terhadap beragam  orang :


  1. Tuhan mendeklarasikan sebuah pemusnahan sebagai bentuk penghukuman untuk membasmi sebuah “kanker” 
  2. Penghukuman-penghukuman untuk dosa ekstrim yang diketahui secara luas oleh masyarakat umum 
  3. Penghukuman didahului oleh peringatan dan/atau  masa-masa panjang pengungkapan kebenaran dan waktu untuk bertobat 
  4. Setiap dan semua orang dewasa  yang “tidak berdosa” diberikan sebuah jalan meloloskan diri beserta keluarga-keluarga mereka; terkadang diberikan sebuah jalan untuk meluputkan diri dari penghukuman melalui pertobatan atau meninggalkan sebuah kawasan tertentu. Perlu dicatat juga bahwa  pengusiran dari sebuah daerah merupakan penghukuman yang paling umum, bukan pemusnahan. Pola ini  semacam terjadi mulai dari pengusiran  Adam dan Hawa dari  Taman Eden (bandingkan dengan Kejadian 3:24) 
  5. Seseorang hampir selalu  selamat (ditebus) dari budaya jahat 
  6. Penghukuman dari Tuhan berlangsung atau terjadi

Pola semacam ini kembali ditemukan dalam Perjanjian Lama.  Jauh dari keadaan yang disebutkan oleh para pengeritik sebagai  keadaan tanpa dosa, obyek-obyek penghukuman Tuhan tersebut telah terlibat dalam dosa yang menyolok mata dan melakukan tindakan-tindakan biadab yang dahsyat seperti membakar anak-anak mereka sendiri hingga mati dalam kaitan ritual tertentu sebagai persembahan kepada tuhan-tuhan palsu mereka.

0 Apakah Tuhan Perjanjian Lama seorang Monster tanpa Belas kasih? (2)

of its position (Photograph: David Spurgeon).

Pada bagian pertama :Dalam bukunya “The God Delusion”, seorang ateis Richard Dawkins menuliskan sebuah  kritik tajam  penggambaran Tuhan sebagaimana dia    melihat Tuhan dalam Perjanjian Lama. Dawkins berkata : “Tuhan Perjanjian Lama  sangat-sangat nyata merupakan karakter yang sangat tidak menyenangkan dalam semua kisah fiksi :
.......Apakah penggambaran-penggambaran  Tuhan yang demikian  adalah akurat? Apakah Perjanjian Lama melukiskan sebuah gambar Tuhan sebagai tidak  lebih dari seorang penggertak atau pengancam kosmik dengan sebuah pemicu  begitu   tipisnya yang siap untuk menyiksa atau mengakhiri banyak kehidupan siapapun juga mereka  yang  melakukan pengabaian sama sekali sebuah perintah surga yang kelihatannya perintah yang  kecil?

Penghancuran Yerikho
Kritik-kritik atas tindakan-tindakan Tuhan dalam Perjanjian Lama secara khusus mengutip ayat berikut ini sebagai sebuah contoh sempurna “pembunuhan masal”  terkait bagaimana Tuhan menghadapi musuh-musuh Israel : ” Mereka menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba dan keledai” (Yoshua 6:21). Bagaimana  bisa, Tanya mereka, Tuhan  terlihat menyetujui pada kematian para wanita dan  yang muda? Richard Dawkins,  menggambarkan apa yang dia yakini sebagai  tindak kriminal yang dilakukan oleh Tuhan, dengan mengatakan pendudukan Yerikho  “secara moral tidak dapat dibedakan dari invasi Hitler ke Polandia, atau pembantaian Saddam Hussein terhadap orang-orang Kurdi dan  orang  Arab Marsh ( dikenal sebagai orang Maʻdān - red )” [Dawkins, 247.] Benarkah ini kasusnya?
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9