Ekonomi, pengangguran, terorisme, politik, keuangan, kerusakan moral, penyakit-penyakit berat, anak yang nakal, pernikahan yang bermasalah--bagi kebanyakan kita, membayangkan salah satu dari tekanan-tekanan ini akan membuat perut kita berkontraksi. Kita menjadi gelisah dan dan tegang. Jiwa kita tidak lagi tenang seperti air yang tenang, sebaliknya menjadi berisik bagaikan bayi yang merengek. Dengan kata lain, kita stres.
Budaya kita secara konsisten menggunakan istilah stres untuk menggambarkan tekanan mental dan emosional yang kita alami karena penderitaan-penderitaan hidup. Alkitab memiliki istilah yang lebih tepat dalam menangkap esensi konsep stres termasuk kegelisahan, ketakutan, amarah dan rasa bersalah didalam masyarakat.
Budaya kita secara konsisten menggunakan istilah stres untuk menggambarkan tekanan mental dan emosional yang kita alami karena penderitaan-penderitaan hidup. Alkitab memiliki istilah yang lebih tepat dalam menangkap esensi konsep stres termasuk kegelisahan, ketakutan, amarah dan rasa bersalah didalam masyarakat.