F O K U S

Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus

Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah   Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...

0 Menguji Pengajaran Joseph Prince “Pengakuan Dosa—Apakah Bagi Orang Percaya?” (5- Selesai)



Oleh : Martin Simamora

Menguji  Pengajaran Joseph Prince
“Pengakuan Dosa—Apakah Bagi Orang Percaya?” (5- Selesai)
Galatia 1:15 "Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku
dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,

Bacalah lebih dulu bagian 4
Pada bagian  sebelumnya kita telah meninjau sebuah pernyataan Joseph Prince yang mendiskreditkan baik Rasul Yohanes dan tulisan yang diilhamkan oleh Allah dengan mengungkapkan bahwa baginya  epistel 1 Yohanes 1:8-10 merupakan kontroversial bagi kasih karunia. Prince  berupaya memosisikan dirinya sebagai pemilik kebenaran yang lebih baik daripada Yohanes, ini terlihat nyata, terutama kala dia mendiskreditkan kebenaran yang terkandung didalam ayat 9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. “ Apa pentingnya memperhatikan hal  menyimpang dan menyesatkan seperti ini? Apakah ini hal yang terlampau dibesar-besarkan atau bagi Yesus ini bukan perkara besar? Kita akan meninjau hal ini sejenak , sebelum kita memasuki ulasan untuk menit-menit yang baru pada video khotbah. Mari kita  memperhatikan pernyataan Yesus Kristus terkait penyesatan dan penyesat :

0 FILIPUS, KISAH RASUL 8:26-40





Minggu, tgl 14 September 2014, pk 08.00
PDT. BUDI ASALI. M. DIV.

PhilipsGalle Dutch (Haarlem 1537 - 1612 Antwerp) After Maartenvan Heemskerck Netherlandish (1498 - 1574) St. Philip Baptizing the Eunuch [Acts 8:30-38], 1575-1582 Series/Book Title: Acts of the Apostles Print Dutch,  16th century Engraving  sheet: 21.2 x 26.8 cm (8 3/8 x 10 9/16 in.)  NH 201; NH (Heemskerck)406, ii/iii Harvard Art Museums/Fogg Museum, Gift of Belinda L. Randall from the collection of John Witt Randall , R6950 Department of Prints ,  Division of European and AmericanArt
FILIPUS,
KISAH RASUL 8:26-40
Kisah 8:26-40 - “(26) Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: ‘Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.’ Jalan itu jalan yang sunyi. (27) Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah. (28) Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk dalam keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya. (29) Lalu kata Roh kepada Filipus: ‘Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!’ (30) Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: ‘Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?’ (31) Jawabnya: ‘Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?’ Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya. (32) Nas yang dibacanya itu berbunyi seperti berikut: Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak membuka mulutNya. (33) Dalam kehinaanNya berlangsunglah hukumanNya; siapakah yang akan menceriterakan asal-usulNya? Sebab nyawaNya diambil dari bumi. (34) Maka kata sida-sida itu kepada Filipus: ‘Aku bertanya kepadamu, tentang siapakah nabi berkata demikian? Tentang dirinya sendiri atau tentang orang lain?’ (35) Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. (36) Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: ‘Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?’ (37) [Sahut Filipus: ‘Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.’ Jawabnya: ‘Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.’] (38) Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. (39) Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita. (40) Tetapi ternyata Filipus ada di Asdod. Ia berjalan melalui daerah itu dan memberitakan Injil di semua kota sampai ia tiba di Kaisarea.”.


I) Sida-sida dari Ethiopia.
Catatan: sida-sida adalah pejabat istana yang dikebiri.

1) Ia beribadah di Yerusalem (ay 27b).


Ay 27: “Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.”.


Jadi mungkin ia adalah pengikut agama Yahudi dan ia tidak malu menunjukkan dirinya sebagai penganut agama itu.
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9