F O K U S

Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus

Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah   Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...

1 Siapakah Yesus Kristus?

Yesus di Sinagog membaca Kitab Yesaya
Salah satu perdebatan sengit di dalam bidang theologia adalah yang berkaitan dengan topik Kristologi. Sejak abad permulaan hingga kini, memasuki millenium ketiga, para ahli terus bertanya tentang siapakah Yesus Kristus? Di dalam sejarah hidup manusia, disadari atau tidak, diakui atau tidak, pribadi Yesus Kristus telah menjadi tokoh sentral sepanjang segala abad dan tempat.

Seluruh kehidupan Yesus, mulai dari kelahiran, hidup dan karya hingga kematianNya menjadi topik yang sangat menarik untuk diperdebatkan. Para ahli atau yang merasa dirinya ahli seolah-olah tidak kehabisan energi atau stamina untuk terus menerus mempertanyakan apakah Yesus sungguh-sungguh Allah, atau sekedar nabi atau manusia biasa yang luar biasa.

Itulah sebabnya, banyak diskusi dan seminar yang dilakukan; ribuan bahkan jutaan jilid buku telah diterbitkan. Dalam hal ini kita dapat mengamati dua kelompok besar: ada yang melakukan hal tersebut di atas dengan motivasi dan maksud baik, tetapi tidak sedikit dengan motivasi jelek dan jahat! Sebagai contoh, ada yang disebut dengan gerakan menggali ulang Yesus sejarah atau The quest of the historical Jesus (First quest, second quest, third quest...?). Demikian juga dengan gerakan  The Jesus Seminar oleh John Dominic Crossan serta Robert Funk dkk yang mencoba menggugat keabsahan pernyataan-pernyataan Yesus di dalam keempat Injil.

Sesungguhnya, jikalau kita jeli dan dengan hati terbuka memperhatikan ke dalam seluruh Alkitab, mulai dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru, kita tidak dapat menyangkali bahwa tokoh Yesus, yaitu Mesias yang dijanjikan itu adalah tokoh yang sangat menonjol.

0 Aktivis HAM Desak Pemerintah Hentikan Aksi Kekerasan Terhadap Kelompok-Kelompok Minoritas Indonesia





Sejumlah aktivis hak asasi manusia mendesak pemerintah untuk mencabut peraturan yang saat ini berlaku di tingkat pemerintah daerah yang telah mengakibatkan penyegelan gereja dan masjid, terutama di Jawa. "Baik polisi dan pemerintah hingga kini tak melakukan satupun  tindakan konkrit dalam merespon tindakan-tindakan penutupan paksa, yang berarti pihak  pemerintah dan polisi telah gagal untuk menegakan nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan oleh para aktivis dan mahasiswa selama berlangsungnya gerakan reformasi 1998," ujar Syafiq Alielha, Aktivis Forum Komunikasi 1998 pada  Kamis lalu di Wahid Institute Jakarta.

Syafiq, dilansir dari  The Jakarta Post (08/07/2010) lebih lanjut menuturkan bahwa negeri ini menghadapi semakin banyak kasus-kasus dimana pemerintah-pemerintah daerah, seperti di Bekasi dan Bogor, penutupan-penutupan tempat ibadah yang  dilakukan secara sepihak sebagai akibat tekanan politik kelompok-kelompok muslim garis keras, ujaranya.

Laporan terakhir  yang dikeluarkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia memperlihatkan bahwa lebih dari 10 gereja telah menghentikan semua pelayananannya sebagai akibat ancaman massa dan  penutupan-penutupan paksa tahun ini. Anggota jemaat gereja yang mengalami tindakan -tindakan semacam ini meyakini bahwa massa mengeksploitasi ketiadaan  izin-izin mendirikan bangunan sebagai dasar untuk melakukan penutupan gereja-gereja.

Syafiq menambahkan disamping penutupan tempat-tempat ibadah, tren  penggunaan tindak kekerasan untuk menekan kebebasan beragama pada kelompok-kelompok minoritas juga meningkat di negeri ini.

Pada Juli 2009, ratusan pemrotes yang berasal dari kelompok-kelompok Islam garis keras, seperti Front Pembela Islam, Dewan Mujahidin Indonesia dan Forum Masyarakat Islam mendatangi  sebuah mesjid milik kelompok Islam minoritas, kelompok Ahmadiyah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Perambahan ke wilayah Ahmadiyah telah memicu kerusuhan yang merusak rumah-rumah penduduk dan dilaporkan mengakibatkan korban luka tiga warga.

Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9