F O K U S

Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus

Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah   Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...

0 Yesus : Satu-Satunya Juru Selamat

Oleh : DR. R.C Sproul

Saya tidak dapat membayangkan ada sebuah afirmasi  yang dapat menimbulkan   resistensi yang lebih besar dari orang-orang  Barat masa kini dibandingkan dengan  afirmasi yang Paulus buat dalam 1 Timotius 2:5 :” Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus.” Deklarasi ini sempit dan  benar-benar  bukan lazimnya pandangan orang Amerika.  Kita telah demikian dibanjiri dengan  sudut pandang bahwa ada banyak  jalan yang menuju ke surga, dan Tuhan itu tidaklah sesempit itu sehingga Dia mensyaratkan kesetiaan hanya pada satu jalan keselamatan. Jika ada yang menyerang pada akar pohon pluralisme  dan relativisme, inilah klaim  eksklusifitas terhadap agama manapun. Sebuah pernyataan seperti yang telah  dibuat  Paulus dalam suratnya yang pertama kepada Timotius dipandang sebagai  fanatik  dan penuh kebencian.

0 LEBIH DARIPADA PENAKLUK

ilustrasi foto : redbull.com

“Jika anda memilikinya, anda tidak pernah kehilangannya; jika anda kehilangannya, anda tidak akan pernah memilikinya.” Kata bernas atau bijak ini memberikan ungkapan pada doktrin dalam gereja yang beberapa gereja menyebutnya doktrin keamanan kekal, sementara yang lainnya merujuknya sebagai “ketekunan orang-orang kudus.” Diantara kelompok yang terakhir ini, ketekunan orang –orang kudus –Perseverence of the saints-melengkapi poin kelima dari apa yang disebut “lima poin  Calvinisme” yang dikemas dalam akronim TULIP- “P” poin yang terakhir, untuk “perseverance of the saints” Cara lainnya untuk mengungkapkan doktrin dalam kategori amsal adalah dengan frasa, “ sekali didalam anugerah, selalu didalam anugerah.”


Ide ketekunan orang-orang kudus dibedakan dari doktrin  jaminan keselamatan ( assurance of salvation), walaupun  doktrin ini tidak pernah dipisahkan satu sama lain. Ada orang-orang Kristen dalam sejarah  gereja yang menegaskan bahwa seorang Kristen dapat memiliki jaminan keselamatannya, tetapi jaminannya ini hanya sementara. Orang dapat tahu bahwa dia dalam sebuah kondisi anugerah pada hari ini, tetapi dengan pengetahuan itu, atau jaminan, tidak  ada jaminan lebih lanjut bahwa dia akan tetap berada dalam kondisi anugerah pada esok hari atau pada hari berikutnya, atau hingga meninggal. Pada sisi lain,mereka yang percaya pada ketekunan orang-orang kudus juga percaya bahwa orang dapat memiliki jaminan keselamatan, tidak hanya untuk hari ini, tetapi selama-lamanya. Sehingga, kembali, kita melihat ketekunan dibedakan dari jaminan tetapi tidak pernah dapat diceraikan satu sama lain.
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9