Waktu Yesus berada di bumi, Ia meminta kepada para pengikutnya untuk percaya dan mengikuti-Nya. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi dan kembali ke tempat dimana Ia berasal, Surga (Yohanes 3:13; 6:38). Tetapi Ia tidak akan meninggalkan kita sendiri tanpa seorang Penolong; Yesus menyebut-Nya penghibur, (yang lain seperti dirinya). Dalam Yohanes 14:16, Yesus berkata kepada murid-muridnya, akan menjadi rasul-rasul bagi gereja " Dan Aku akan berdoa kepada Bapa, dan Dia akan memberikan kepadamu Penghibur lainnya, Ia akan tinggal didalammu selama-lamanya." Yohanes 16:13-14 ,"ketika Ia, Roh Kebenaran itu telah datang, Ia akan menuntunmu kedalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak berkata atas dasar otoritasnya sendiri, tetapi Ia akan berkata segala sesuatu yang Ia dengar; dan Ia akan mengatakan kepadamu segala hal yang akan datang." Ia akan memuliakan aku, sebab Ia akan mengambil apa yang menjadi milik-Ku dan mendeklarasikannya kepadamu."
Pages
- [HOME]
- Siapakah Yesus Kristus?
- G R A C E
- SATU Keselamatan
- Roh Kudus
- Truth
- Pluralisme
- Alkitab
- NICEA
- TRINITAS
- Dasar Kristen
- Aku Percaya
- Faith
- T U L I P
- Nabi Seperti MUSA
- ETPATAH ISCS
- Corpus Delicti
- Apologetika
- Ismael
- Christmas Time
- DecepTions
- Hipnotis
- DOSA
- Nabi Palsu
- Providence
- Kisah Perjalanan Yesus
- GKI Yasmin
- H A M
- About Me
F O K U S
Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus
Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...
0 Dapatkah Yesus Melakukan Dosa & Sucikah Ia? (Bag.4 selesai)
Dalam Yohanes 10:17-18 Yesus berkata:"Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."
Cawan ini, yang ia mohonkan agar berlalu adalah murka Tuhan dan pemisahan yang akan ia alami di kayu salib. Kala kita melihat penggunaan cawan yang simbolik, kita akan mendapatkan cawan itu adalah representasi murka Tuhan yang dituangkan sebagai penghukuman.
Sementara kita semua dalam keadaaan berdosa dan secara natural memiliki berbagai konsekuensi kematian rohani karena keberpisahan kita dari Tuhan. Sementara itu, Yesus tidak memiliki pengalaman ini, Ia selalu dalam persekutuan yang sempurna dengan Bapa dan Roh Kudus sejak kekekalan.
Ia tahu sesuatu bakal terjadi namun tidak mengetahui apa yang akan dialaminya, bahwa ia akan bersentuhan dengan "Efek dosa". Segera setelah dosa seisi dunia ditimpakan kepadanya sebagai pengganti diri kita, Ia mengalami keberpisahan, mengalami murka Tuhan yang seharusnya ditimpakan kepada kita dan berteriak "Tuhanku, Tuhanku mengapa Engkau meninggalkan aku."
Pada saat itu persekutuan Yesus dengan Tuhan runtuh dan Ia merasakan penghukuman akibat dosa. Sementara tak seorangpun yang mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya terjadi dalam derita panjang selama 3 jam, kita tahu benar hubungan Kristus dengan Tuhan sungguh telah direstorasi sebelum ia mati, saat Ia berseru sudah Selesai.
Ia tahu sesuatu bakal terjadi namun tidak mengetahui apa yang akan dialaminya, bahwa ia akan bersentuhan dengan "Efek dosa". Segera setelah dosa seisi dunia ditimpakan kepadanya sebagai pengganti diri kita, Ia mengalami keberpisahan, mengalami murka Tuhan yang seharusnya ditimpakan kepada kita dan berteriak "Tuhanku, Tuhanku mengapa Engkau meninggalkan aku."
Pada saat itu persekutuan Yesus dengan Tuhan runtuh dan Ia merasakan penghukuman akibat dosa. Sementara tak seorangpun yang mengetahui dengan pasti apa yang sebenarnya terjadi dalam derita panjang selama 3 jam, kita tahu benar hubungan Kristus dengan Tuhan sungguh telah direstorasi sebelum ia mati, saat Ia berseru sudah Selesai.
Sebelumnya : Bagian 3
Subscribe to:
Posts (Atom)