F O K U S

Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus

Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah   Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...

0 Kasih Karunia Mendidik Kita Meninggalkan Kefasikan dan Keduniawian



Oleh: Martin Simamora


Kasih Karunia Mendidik Kita Meninggalkan Kefasikan dan Keduniawian



Paulus sangat dikenal sebagai rasul yang kental pengajaran kasih karunia, bahwa kita selamat oleh kasih karunia, bukan karena kemampuAn manusia untuk melakukan atau memenuhi tuntutan hukum taurat (Roma 3:24, Roma 3:26, Roma 3:28-30, Roma 4:3, Roma 4:5, Roma 4:11, Roma 4:16, Roma 5:1, Roma 5:9, Roma 9:33, Roma 10:4, Roma 10:9-10, Roma 11:6, Galatia 2:16, Galatia 2:21, Galatia 3:5-6, Galatia 3:8, Galatia 3:14, Galatia 3:22, Galatia 3:24, Efesus 1:13, Efesus 2:8, Filipi 3:9, 1 Timotius 1:16). Juga didalam kasih karunia itu, Paulus secara kental mengajarkan sebuah kehidupan keselamatan yang bertanggungjawab pada diri orang Kristen (Filipi 2:12-13, Galatia 6:1-8, 2 Korintus 5:6-10, 1 Korintus 13:11, 2 Tesalonika 3:11-18, Roma 12:9-21, Kolose 3:23-25, Roma 6:1-23, Efesus 5:8-11).


Saya berharap anda berkenan untuk membuka Alkitab dan membaca  teks-teks itu. Namun, kita dapat menyederhanakannya melalui pernyataan Paulus sendiri:
Titus 2:11-12 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini.

Ini adalah poin tertinggi  yang dikerjakan oleh kasih karunia Allah dalam diri orang percaya namun terlihat  mulai atau telah diabaikan oleh sejumlah  gereja. Epsitel Paulus ketika berbicara kasih karunia  yang menyelamatkan semua manusia (semua disini adalah umat kepunyaan Allah yang telah dikuduskan-Nya Titus 2:14) . Seolah tak lagi penting untuk mendidik atau mengajarkan tentang kesoponan atau kesantunan dan kekudusan seorang perempuan dalam berbusana misalnya, sebab berdasarkan ayat-ayat kasih karunia dipelintirkan bahwa  mengejar  hal itu sama saja merendahkan kasih karunia, sebagaimana diindikasikan juga melalui pengajaran  pastor Joseph Prince.  

2 Ketika Raja Salomo Tak Seindah Bunga


Oleh: Martin Simamora

Ketika  Raja Salomo Tak Seindah  Bunga




namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.- Matius 6:29

Dalam Alkitab, Salomo dikenal sebagai  seorang raja yang paling bijak dan seorang raja yang paling kaya. Salomo adalah manusia terbijak yang pernah hidup melampaui semua orang paling berkhikmat di eranya, hikmat yang datang dari Tuhan sendiri:


1 Raja 4:29 (29)Dan Allah memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut,(30) sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur dan melebihi segala hikmat orang Mesir.(31) Ia lebih bijaksana dari pada semua orang, dari pada Etan, orang Ezrahi itu, dan dari pada Heman, Kalkol dan Darda, anak-anak Mahol; sebab itu ia mendapat nama di antara segala bangsa sekelilingnya.(32) Ia menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima.(33) Ia bersajak tentang pohon-pohonan, dari pohon aras yang di gunung Libanon sampai kepada hisop yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata dan tentang ikan-ikan.(34) Maka datanglah orang dari segala bangsa mendengarkan hikmat Salomo, dan ia menerima upeti dari semua raja-raja di bumi, yang telah mendengar tentang hikmatnya itu.

Bahkan ketenaran hikmatnya dapat membuat seorang ratu mengunjunginya hanya untuk berteka-teki dengannya, untuk mengetahui sehebat apakah hikmat raja Salomo (1 Raja10:1), dan semuanya dapat dijawab oleh Salomo ( 1 Raja 10:3). Hikmatnya ini mendatangkan kekayaan  yang tiada tara ( baca 1Raja 10:14-29). 


Tetapi mengenai Salomo, Yesus berkata bahwa dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari  bunga bakung! Ini sebuah pernyataan yang memaksa siapapun harus mengernyitkan dahi atas pernyataan Yesus yang mengejutkan ini. Mengapa demikian?
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9