F O K U S

Nabi Daud Tentang Siapakah Kristus

Ia Adalah Seorang Nabi Dan Ia Telah   Melihat Ke Depan Dan Telah Berbicara Tentang Kebangkitan Mesias Oleh: Blogger Martin Simamora ...

Showing posts with label Mesias dalam Kitab Yesaya. Show all posts
Showing posts with label Mesias dalam Kitab Yesaya. Show all posts

0 Memandang Yesus Kristus Dalam Alkitab : Nabi Mikha, Nabi Zakharia & Nabi Yesaya (2)


Benarkah Mesias Memiliki Kesehakekatan Dengan Bapa: Memahami Sang Firman Turun Menjadi Manusia
Sebuah refleksi yang disusun untuk menuntun mereka keluar dari konsepsi Corpus Delicti & Yesus adalah Allah yang dilantik

Oleh: Martin Simamora

Sebelumnya: Bagian1

Pernyataan- pernyataan Yesus Kristus yang bersifat sabda telah menjangkau kesudahan tatanan dunia dan segenap isinya yang berada dibawah perbudakan dosa dalam sebuah ketetapan bahwa Ia begitu mahakuasa. Sementara menunjukan bahwa kemanusiaannya bukan sekedar memiliki kedivinitasan atau  keilahian, juga sekaligus menunjukan bahwa Ia memiliki pemerintahan  yang hanya mungkin dimiliki oleh Allah saja. Yesus Kristus sementara dapat dikategorikan sebagai  manusia yang memiliki kedivinitasan pada faktanya menimbulkan problem lebih dari sekedar  ia memang divinitas. Ia walau manusia namun ia sendiri menunjukan dirinya seorang yang memiliki pemerintahan yang berkuasa atas segenap malaikat dan berkuasa penuh untuk menghakimi semua manusia dari segala bangsa. Perhatikanlah pernyataan-pernyataannya ini:

B.Yesus Kristus mendeklarasikan Kemuliaan dirinya pada Hari Akhir, Ia akan:
-datang dalam kemuliaan dirinya sendiri, dalam kemuliaan takhtanya sendiri dan disertai semua malaikat-malaikat:
Matius 25:31-32  Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya

Kemuliaan dirinya sendiri dan kemuliaan takhta-Nya sendiri, ini bukan semacam kemuliaan yang sedikit lebih rendah daripada Bapa kala ia mengatakan “Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya” sebab terkait kemuliaan dirinya, Ia menegaskan bukan semacam yang lebih rendah atau kelas dua, atau semacam kemuliaan malaikat yang paling mulia diantara semua malaikat. Perhatikan bagaimana injil Matius dan Markus menunjukan kemuliaan Yesus, apakah kemuliaan dirinya sendiri adalah kemuliaan yang berbeda dalam cara bagaimanapun terhadap Bapa:

0 Memandang Yesus Kristus Dalam Alkitab : Nabi Mikha, Nabi Zakharia & Nabi Yesaya (1)


Benarkah Mesias Memiliki Kesehakekatan Dengan Bapa: Memahami Sang Firman Turun Menjadi Manusia

Sebuah refleksi yang disusun untuk menuntun mereka keluar dari konsepsi Corpus Delicti & Yesus adalah Allah yang dilantik
Oleh: Martin Simamora



1.Fundamental Iman Kristen Adalah Sang Firman  Turun Menjadi Manusia
Orang Kristen percaya Yesus Kristus adalah Sang Firman yang  berinkarnasi atau turun kedalam dunia menjadi manusia sehingga dalam hal inilah Yesus adalah Allah. Menunjukan bahwa saat Sang Firman menjadi manusia, Sang Firman itu sendiri tetap Ia adalah Ia yang kekal dan berdaulat penuh sebagai sang Firman dalam Ia mengambil rupa manusia bagi diri-Nya sendiri. Dalam hal inilah orang Kristen menyatakan bahwa Yesus adalah Allah ketimbang Yesus adalah bagian dari Bapa atau Yesus semacam kepingan dari Bapa. Namun ini karena begitu janggalnya, maka siapapun diluar kebenaran iman Kristen ini akan berpikir bahwa Yesus adalah bagian atau semacam kepingan lebih kecil daripada Bapa sehingga bisa berpikir jika Sang Firman turun ke dalam dunia, Siapakah yang memerintah Alam semesta dan segenap isinya secara sempurna? Lebih jauh lagi, jika demikian, siapakah yang akan mendengarkan doa-doa dalam sebuah kesempurnaan; kepada siapakah Yesus berdoa dan kepada siapakah ia mentaati? Menjawab ini, siapapun harus mengetahui bahwa  Allah Bapa masih memenuhi alam semesta dan masih memerintah secara total seluruh ciptaan, dan Ia sedang menyingkapkan hakekat moral-Nya kepada umat manusia dalam rupa manusia dengan cara mengakibatkan Sang Firman berinkarnasi menjadi Yesus Sang Kristus. Dalam Alkitab pada Perjanjian Baru kita akan menjumpai firman yang menyatakan hal demikian, perhatikan ini:

Ibrani 1:1-3Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan.

Lukas 1:26,31-32 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi.

Ibrani 1:6 Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."

Ibrani 10:5Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--.


Yesus adalah Sang Firman yang menjadi manusia. Tetapi apakah artinya, bagimu? 

0 Kisah-Kisah Perjalanan Yesus Menurut Injil (3)




Oleh: Martin Simamora



Dari Galilea Ke Kota-Kota Lain
Memberitakan Tahun Rahmat Tuhan : Menaklukan Pemerintahan Iblis yang Memperbudak Manusia Dalam Kuasa Maut


Ditolak Di Nazareth,Disambut Di Kapernaum
Yesus dan pengajarannya telah menimbulkan penolakan dan penerimaan dalam ia mengadakan atau melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah di dalam dan melalui dirinya. Pada kisah perjalanan ini, kita akan melihat kontrasnya yang begitu tajam:

Nazareth
Kapernaum
►Di Rumah Ibadat
Lukas 4:20-27 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya, lalu kata mereka: "Bukankah Ia ini anak Yusuf?" Maka berkatalah Ia kepada mereka: "Tentu kamu akan mengatakan pepatah ini kepada-Ku: Hai tabib, sembuhkanlah diri-Mu sendiri. Perbuatlah di sini juga, di tempat asal-Mu ini, segala yang kami dengar yang telah terjadi di Kapernaum!" Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. Dan pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorangpun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."
►Di Rumah Ibadat
Lukas 4:31-35 Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah. Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.

►Di Rumah Simon Petrus
Lukas 4:40-41 Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka. Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: "Engkau adalah Anak Allah." Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.
Penolakan
Mendengar itu sangat marahlah semua orang yang di rumah ibadat itu. Mereka bangun, lalu menghalau Yesus ke luar kota dan membawa Dia ke tebing gunung, tempat kota itu terletak, untuk melemparkan Dia dari tebing itu.-Lukas 4:28-29
Penerimaan
Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar." Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.-Lukas 4:36-37

Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka.-Lukas 4:42

Apa yang sangat penting untuk menjadi perhatian kita, sementara injil mencatat perjalanan Yesus mengalami sekaligus penolakan dan penerimaan yang sangat tajam pada respon masyarakat dalam memandang Yesus, injil mencatat terjadinya perjumpaan keras  dengan kekuatan-kekuatan spiritual yang memusuhi Yesus.

0 Kisah-Kisah Perjalanan Yesus Menurut Injil (2)


Oleh: Martin Simamora

Dari Nazareth Ke Sungai Yordan Untuk Menggenapi Kehendak Allah: Dialah Itu!


Perjalanan dan Penantian yang Akbar Di Muka Bumi
Tiga injil memberikan kesaksian perjalanan Yesus yang sangat unik ini:

Matius 3:13
Markus 1:9
Luke 3:21
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit

Setidaknya ada dua hal sangat mendasar mengapa perjalanan ini menjadi sangat unik. Pertama, pada sisi Yesus, ia melakukan perjalanan ini atas kehendaknya sendiri berdasarkan satu-satunya tujuan yang sudah secara pasti harus digenapi yaitu menggenapi kehendak Allah; kedua, pada sisi Yohanes Pembaptis, ia secara pasti tahu bahwa akan anda seseorang yang sedang melakukan perjalanan menuju dirinya untuk melakukan sesuatu yang sama sekali ia tidak mengenalnya dan ia belum pernah membicarakannya. Karena itulah perjalanan Yesus darri Nazareth di tanah Galilea menuju sungai Yordan merupakan perjalanan Yesus terunik terkait penggenapan kehendak Allah. Mari kita memperhatikan tabel berikut ini:

Kesaksian tentang Yesus oleh


Yohanes Pembaptis
Yesus Kristus
Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api- Matius 3:11
Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.- Matius 3:15

Yesus belum pernah mendengarkan khotbah Yohanes Pembaptis  yang dikumandangkannya di gurun mengenai seorang yang dinantikannya tanpa mengetahui siapakah dia dan bagaimanakah rupanya.

Matius 3:1-2 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!

0 Menghakimi Keilahian Kristus Dalam Kemanusiaannya:

Oleh: Martin Simamora

Hamba Pilihan Allah Yang roh-Nya Ditempatkan-Nya Diatasnya

(Refleksi berdasarkan firman nabi Yesaya)


Di dalam kemanusiaannya, Kristus menyatakan apa yang bukan hanya tak boleh untuk diucapkan oleh seorang manusia dalam pandangan manusia-manusia, tetapi juga begitu mustahil untuk dikatakan oleh kemanusiaan  lazimnya para manusia.Sebagaimana  terekam dalam episode yang begitu penuh dengan teror dan intimidasi yang datang dari dunia –seorang penguasa dunia:

Lukas 13:31- 33 Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau." Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem.


Dialog ini, mengenai Herodes yang berencana untuk membunuhnya, sebuah keinginan seorang penguasa dunia yang akan begitu sukar untuk ditahan oleh siapapun juga, termasuk Yesus sekalipun, demikianlah pandangan para Farisi terhadap Yesus. Berbicara mengenai seorang penguasa dunia yang diberitakan hendak membunuhnya, Yesus menjawab teror dan intimidasi dalam cara pengunjukan diri sebagai seorang penguasa yang kekuasaannya tidak hanya di dunia ini tetapi di dunia lain yang tak terjamah oleh penguasa dunia yang terhebat sekalipun. Yesus berkata: “katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir Setan,” sebuah penggelaran kekuatan dan kekuasaan yang bukan hanya menggentarkan dunia  realitas manusia tetapi juga realitas yang tak terjamah manusia- Yesus berkuasa atas Setan; Yesus berkuasa mengusirnya sementara para Farisi meminta Yesus pergi segera jika ingin selamat. Yesus juga  menyebut si Herodes sebagai si Serigala, menunjukan bahwa ia tak lebih dari seekor binatang yang tak punya kuasa apapun atas dirinya tanpa dikehendaki Tuhan semesta penciptanya.
Anchor of Life Fellowship , Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri - Efesus 2:8-9