0 Yesus Kristus (2 selesai) : [Fakta] Dia Telah Bangkit & Saat Ini Menyertai Setiap Orang Percaya Hingga Kesudahan Zaman !

Dia   Bangkit

Tetapi Yesus tidak akan menjadi  mahal bagi diri anda jika dia masih mati. Sehingga kebangkitan Yesus memang sama krusialnya dengan penyalibannya. Jadi masuk ke momen-momen ahir dari penyampaian firman ini dan merenungkan secara seksama bersama saya  terhadap sebuah  pernyataan yang terdapat dalam : Matius 28:6. Malaikat itu berkata kepada Maria dan yang lainnya, “Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.”


Bacalah  lebih dahulu bagian sebelumnya :
Apa yang dapat kita katakan tentang kebangkitan Yesus? Kita dapat  membicarakannya selama berjam-jam mengenai ini. Jika saja saya memiliki waktu  yang memadai, saya ingin membicarakan betapa peristiwa kebangkitan ini adalah peristiwa yang bersifat publik/ diketahui oleh khalayak  banyak, karena Yesus menampilkan dirinya  dalam banyak kesempatan dan dalam  hari-hari yang panjang untuk meningkatkan keyakinan kita bahwa kebangkitannya adalah peristiwa yang benar dan nyata.

1 Korintus 15:6
Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal.

Kisah Para Rasul 1:3
Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Dan betapa kebangkitan yang dialami oleh Yesus  adalah peristiwa jasmaniah atau kebangkitan tubuh, bukan kebangkitan yang bersifat mistik apalagi hantu

Lukas 24:39-43
(39) Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." (40) Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." (41) Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: "Adakah padamu makanan di sini?" (42)  Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng (43)  Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka

Dan betapa produktifnya  kebangkitan itu, karena kebangkitan itu mengamankan semua orang  yang percaya kepadanya

1 Korintus 15:20
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

Tetapi saya  akan mengulas dua hal saja dari kebangkitan Yesus, yang berhubungan dengan  Matius 28 :18 dan 20 . 1) Kebangkitan Yesus sungguh sangat berkuasa/memiliki efek yang sangat kuat; dan 2) kebangkitan Yesus adalah personal


  1. Kebangkitan Yesus sungguh sangat berkuasa

    Inilah apa yang Yesus katakan dalam  Matius 28 ayat 18b : “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.” Inilah arti perkataan tersebut dalam Perjanjian Baru ketika Petrus berkata ,” Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah” (Kisah Para Rasul 2:33) ; dan Stefanus berkata, ketika dia sedang dirajami dengan batu hingga mati karena imannya, “Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” (Kisah Para Rasul 7:56); dan Paulus berkata, “di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah” (Kolose 3:1); dan kitab Ibrani  berkata, “[Kristus]yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah” [Ibrani 12:2]

    Disebelah kanan Tuhan adalah tempat kekuasaan atau otoritas terpuncak bersama dengan Bapa. Paulus berkata dia ada disana “Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya” (1 Korintus 15:25). Kebangkitan Yesus memulihkan Yesus kepada kedudukannya semula di sebuah tempat kemenangan gemilang  dengan otoritas/kuasa atas segala hal. Dan dari sana dia mengerjakan tujuan-tujuan keselamatannya di dalam dunia—dengan otoritas/kuasa atas berbagai politik dan pemerintah dan industri dan bisnis dan sains dan pendidikan dan entertainmen dan media dan cuaca dan bintang-bintang dan terang dan energi dan hidup dan mati. Pekerjaannya tidak dapat gagal.

    Ini  adalah sebuah alasan  hebat untuk mengikut Yesus. Dia Tidak dapat gagal. Dosa dan kematian dan neraka dan kejahatan dan Setan tidak dapat menaklukan tujuan-tujuannya. Dia akan menang. Inilah sebuah  dasar yang baik untuk memercayai dia dan mengikut dia. Merupakan bunuh dii untuk menantang dia atau mengabaikan dia.

    Namun untuk membuat kita menang, Yesus mengakhiri masanya di bumi ini, dan Matius mengakhiri injilnya dengan sebuah janji yang sangat  personal berdasarkan kebangkitan.


  1. Kebangkitan Yesus adalah Personal

    Matius 28:20b “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Ini bukan sebuah janji  untuk semata para rasul, karena janji itu adalah “sampai kepada akhir zaman”—zaman ini  di dunia dimana kita hidup saat ini. Sementara ada pengikut-pengikut Yesus dalam zaman ini (di dalam dunia ini) janji itu benar mengikat kita semua—“Aku menyertaimu selalu.”

    Berikut ini adalah nilai praktis janji ini. Anda bisa saja menerima kebenaran bahwa  otoritas atau kuasa Kristus atas segala hal dan hal ini berubah menjadi sebuah masalah teologia. Baiklah, jika dia memiliki  otoritas atas dunia mengapa dunia dalam keadaan kacau? Atau : jika dia memiliki kuasa atas hidup dan mati, mengapa anakku atau isteriku atau ibuku meninggal?

    Tetapi ada  jalan lain  merespon kuasa dan otoritas Yesus. Jika anda mau—dan Yesus memanggil anda untuk ini—anda dapat melihatnya sebagai kuasa dan otoritas untuk membebaskan anda dari dosa dan ketakutan dan kerakusan sehingga ketika anda percaya pada janjinya bahwa dia bersama dengan anda, anda tidak dapat dihentikan dalam kasihmu. Jika dia ada bersama dengan anda hingga kepada kesudahan zaman, dan jika dia memiliki segala otoritas dalam alam semesta ini, maka anda dapat mengasihi dan melayani dan berkorban, dan tidak pernah   kehilangan. Ini adalah efek yang praktis dari kebangkitan Yesus ketika anda mengalami kebangkitan Kristus sebagai peristiwa penuh kuasa dan personal.

    Jika anda memercayai  Yesus sebagai penuh kuasa bagi dirimu dan secara pribadi dia ada bagi anda, tidak peduli apapun, anda akan dapat menjalani kehidupan anda tidak hanya untuk kepentingan-kepentingan pribadi anda, tetapi, katakanlah, bagi 1,5 juta anak-anak jalanan di Filipina ( Action International Ministries-www.actionintl.org), atau bagi 16 juta orang  di tanduk Afrika Timur yang sekarang terancam kelaparan (Newsweek April,24,2000), atau bagi 265 kelompok orang didunia yang bahkan tak seorang pun diantaranya belum terjangkau untuk mendengarkan kasih Injil Yesus ( Joshua Project-www.ad2000.org/peoples).

 

Memercayai  Yesus  Memiliki Segala Kuasa dan Secara Pribadi Beserta dengan Kita


Jika Yesus tidak berkuasa sepenuhnya dan tidak secara pribadi bersama dengan kita hingga kesudahan  zaman, dan jika kita tidak  percaya pada dia  berkuasa sepenuhnya bagi kita, kita segera saja akan mengabaikan kebutuhan-kebutuhan orang lain dan akan hidup untuk kenyamanan diri sendiri. Saya akan memberikan dua contoh, dan mengajak anda untuk percaya kepada dia dalam cara ini :

Sebuah majalah “World Magazine” minggu lalu  telah memberitakan bahwa tiga anak-anak telah  terbunuh di Bosnia ketika mereka berjalan-jalan masuk ke ladang ranjau. Salah satu dari mereka, seorang anak perempuan berusia 11 tahu, meminta tolong selama  berjam-jam sebelum dia mati, tetapi tak seorangpun mau masuk ke dalam ladang/medan ranjau untuk menolongnya. Apa yang akan anda lakukan? Apa yang akan saya lakukan? Dapatkah ini adalah kenyataannya sehingga Yesus berkata kepada kita bahwa segala otoritas/kuasa adalah miliknya—tidak lantas orang dapat menciptakan jalan keluar atas problem teologia tersebut, tetapi dengan demikian beberapa pengikut Yesus dapat mengangkat hatinya dan berkata :”Yesus, segala kuasa atas ranjau-ranjau ini adalah milikmu, dan engkau beserta dengan aku hingga kesudahan zaman; jika engkau mau, engkau dapat meluputkan aku menginjak sebuah ranjau; dan jika engkau mau, engkau dapat membawa aku ke surga; tetapi ini yang aku tahu, engkau memanggil aku untuk mengasihi gadis kecil itu; dengan percaya kepada kuasamu dan penyertaanmu dengan diriku, aku melangkah.” Itu sebabnya Yesus berkata kepada kita bahwa semua kuasa adalah miliknya. Ini adalah jenis kasih yang akan menghasilkan banyak murid (Matius 28:19)

Dan kemudian sebagaimana banyak diantara anda yang mengetahuinya, Ruby Eliason dan Laura Edwards telah meninggal  pada hari minggu  di Kamerun dalam sebuah kecelakaan mobil—Ruby  diusianya 80-an dan Laura diusianya 70-an. Ruby telah mendedikasikan semua kehidupannya dalam misi-misi medik dikalangan orang-orang miskin. Laura, seorang dokter yang berpraktek di India selama kurun tahun yang panjang dan kemudian disini disejumlah kota, telah mengabdikan masa  pensiunnya untuk tubuh-tubuh dan jiwa-jiwa yang miskin di Kamerun. Keduanya telah meninggal secara mendadak ketika mobil mereka   meluncur  dari tebing.

Apakah ini sebuah tragedi? Ya…. Dalam satau sisi semua kematian adalah tragedi. Tetapi pertimbangkanlah ini.

Ruby Eliason dan Laura Edwards, diusianya, dapat saja menikmati pensiunnya dengan nyaman disini. Memikirkan puluhan ribu orang  yang telah pensiun  menghabiskan kehidupan mereka  dalam bermacam kesenangan  tanpa arah—itu tragedi. Faktanya Yesus Kristus  menggunakan otoritas untuk membuat Ruby Eliason dan Laura Edwards  menggelora dalam kasih dan kebenaran diantara orang-orang miskin dan terhilang dan orang-orang sakit di Kamerun ketika  hampir semua orang Amerika   mempermainkan  jalan mereka menuju kekekalan—ini bukanlah tragedi. Dan Yesus mengambil mereka secara tiba-tiba  ke surga dalam usia lanjut mereka disaat sedang dalam  kasih dan pelayanan dan pengorbanan mereka, dan tanpa  menungga lama, tergeletak dalam sakit penyakit dan tanpa perlu    tertekan dan dalam perasaan hidup terlampau lama dengan  perasaan tak berguna—itu bukan tragedi. Saya lebih suka mengatakan, “Berikan aku kematian itu, O Yesus Kristus, Penguasa alam semesta,  berikan aku hidup dan pelayanan dan kematian!”

Itu  sebabnya Yesus telah datang. Ini sebabnya mengapa dia disalibkan. Ini mengapa dia telah bangkit dari  kematian dengan segala kuasa/otoritas dan telah berjanji menyertai kita hingga kepada kesudahan zaman—untuk menciptakan  sekelompok orang-orang yang dosa-dosanya diampuni, dan yang hatinya dipenuhi dengan kasih Tuhan, dan  mereka yang begitu menjadi penuh keberanian dan keyakinan  oleh kemenangan gemilang Kristus, sehingga mereka mendedikasikan kehidupan mereka dengan  resiko dan  pengorbanan dan kasih untuk menolong orang-orang mengenal dan menikmati keagungan Kristus selama-lamanya.

Bukankah untuk inilah anda diciptakan? Tidakkah ini sesuatu didalam jiwamu yang menyaksikannya kepada anda bahwa ini adalah benar dan berharga untuk diterima sepenuhnya?

JesusChrist: Alive and With Us to the End, John Piper | diterjemahkan oleh : Martin Simamora





P O P U L A R - "Last 7 days"