0 Memiliki Kehidupan Melalui Kematian Kristus : Ingatlah Manusia Lama Anda Sudah Disalibkan Bersama Kristus Di Kayu Salib Sehingga Dosa Tidak lagi...

Manusia lama tidak ada lagi saudara-saudaraku. Anda sepenuhnya manusia baru. Anda tidak pernah didesak untuk menyingkirkan manusia lama. Anda sudah melakukannya. Kolose, Bab 3, Ayat 9 dan 10 "Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya. " Dengan kata lain berperilakulah secara konsisten pada siapakan anda sekarang. Anda adalah ciptaan baru. . Manusia lama sudah mati. Manusia baru hidup.

Sekarang Paulus membawa kita kepada fakta kedua dalam langkah logikanya yang ketiga. Kembali ke Ayat 6. Pertama bahwa manusia lama kita sudah disalibkan bersama Kristus, kedua bahwa tubuh dosa kita telah lenyap karenanya. Ada fakta kedua. "Bahwa tubuh dosa kita telah lenyap karenanya." Apakah maknanya? Beberapa Alkitab menyatakan sudah dihancurkan. Apa yang sedang kita bicarakan disini? Apakah tubuh dosa itu? Ini entitas dosa. Saya tidak yakin Paulus sedang membicarakan tubuh jasmani disini. Dia sedang membicarakan entitas dosa. Apa yang ia katakan disini? Bahwa entitas dosa itu sudah dihancurkan. Tentu saja ia tidak memaksudkannya sebagai dieliminasi karena kita masih berperang dengan dosa. Lantas apakah maksudnya bahwa entitas dosa sudah dihancurkan?

Baiklah, mari kita melihat pada  kata  sudah dihancurkan karena itulah kuncinya. Sudah dihancurkan berasal dari kata catargeto, beberapa orang mengajarkan bahwa maknanya adalah dicabut  hingga akar-akarnya-disapu bersih, sehingga anda  dapat meraih maksudnya dimana anda yang berdosa telah dibersihkan. Istilah ini  ada sebanyak 27 kali dalam Perjanjian Baru. Dan jika anda melacak penggunaannya, anda mulai merasakan untuk apa makna kata catargeto. Kata ini dapat memiliki maksud pemusnahan dan penghancuran. Tetapi kata ini juga memiliki penggunaan lainnya juga. Sebagai contoh, mari kita lihat bagaimana kata ini digunakan dalam Roma. Ketika Paulus dalam Bab 3 sedang berbicara tentang pengingkaran iman Israel, Paulus berkata dalam Bab 3 Ayat 3 akankah ketidakpercayaan mereka membuat kesetiaan Tuhan tanpa efek. Ini sangat menarik karena tanpa efek adalah terminologi catargeto. Catargeto  jelas tidak dapat diterjemahkan dihancurkan karena tidak ada yang dapat menghancurkan kesetiaan Tuhan.

Sehingga para penerjemah memahami bahwa makna kata tersebut adalah untuk membuat sesuatu  tanpa efek. Anda tidak menghancurkannya, anda tidak melenyapkannya, anda hanya memperlakukannya sebagai tak berkuasa. Yang kedua juga didalam bab tiga  kitab Roma, Ayat 31, Paulus berkata, "Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya. Ini pada dasarnya bermakna : ketika kita menerima iman dan anugerah kita masih melakukan hukum namun tidak diperhitungkan sebagai bernilai dalam melakukan hukum itu. Dalam Bab 4, kita melihat hal yang sama. Bagian ini menjelaskan janji Tuhan bagi Abraham. Paulus menjelaskan bahwa janji itu melalui iman bukan  melalui hukum. Paulus berkata pada ayat 14 "Jika mereka memilikinya karena hukum, iman menjadi  hampa dan janji itu  menjadi tak menghasilkan."

Tentu saja janji tidak dapat dihancurkan, firman Tuhan tidak dapat dihancurkan. Kesetiaan Tuhan tidak dapat dihancurkan, itulah iman Kristen, kebenaran itu, Injil serta Taurat tidak dapat dihancurkan, tak satupun dari keduanya dapat dihancurkan tetapi keduanya dapat diterapkan dengan efektif dengan bagaimana manusia meresponnya. Dalam Bab 7, catargeto muncul dua kali lagi dan kata ini digunakan dalam cara-cara yang sangat umum pada Ayat 2 dan Ayat 6. Sekarang menyimpulkannya berdasarkan dua hal ini, kita dapat meyimpulkannya dengan mengatakan istilah catargeto bermakna menerapkan sesuatu yang ditinggikan/diidolakan tidak lagi bekerja, tidak aktif, tidak beroperasi, kehilangan kekuatannya dan ini adalah semua jenis makna yang berasal dari kamus.

Untuk mengakibatkan seseorang atau sebuah hal menjadi tak lagi efisiensi atau memiliki efek, melucuti sebuah kekuatan, pengaruh atau kuasa, membuatnya menjadi tidak ada apa-apa, membuatnya tak memiliki efek. Itulah maknanya.

Sekarang melanjutkan kembali ke Roma 6. "Ketika manusia lama kita telah dimatikan bersama dia (Kristus), entitas dosa-entitas dosa yang mendominasi sudah dilucuti atau dihilangkan kuasa pengendaliannya. Inilah pokok pikirannya. Terjemahan terbaik dilucuti dari kuasa pengendaliannya. K.B. Philips bahkan menerjemahkan dalam cara ini  yang mengandung makna semacam ini " Janganlah kita melupakan bahwa manusia-manusia lama kita sudah mati didalam dia diatas kayu salib sehingga kuasa dosa atas kita dapat dihancurkan." Inilah makna sesungguhnya.

Bersambung


Alive Through Christ's Death, John MacArthur  | Martin Simamora

P O P U L A R - "Last 7 days"