0 Mari Kita Berperkara! : Perbuatan Baik Kita Tidak Layak Berdiri Dihadapan Tuhan


Tuhan pencipta adalah satu-satunya yang dapat memperbaiki apa yang rusak didalam diri manusia. Kita membutuhkan tabib agung yang memberikan penyembuhan kepada manusia. Satu-satunya pengobatan universal untuk membersihkan kita dari rasa bersalah dan malu yang muncul  karena dosa. Tuhan telah memberikan darah Kristus kepada umat manusia untuk melenyapkan masalah dosa yang sudah tertanam didalam diri manusia sejak lahir. Hanya ada satu jalan keluar. Yesus memiliki  obat untuk penyakit kita yang berasal dari dosa. Yesus berkata  bukan orang sehat yang membutuhkan dokter tetapi mereka yang sakit. Mereka yang memandang dirinya benar tidak dapat melihat  adanya kebutuhan pertolongan rohani dari luar diri mereka. Mereka percaya kalau mereka dapat menolong diri mereka sendiri, sebuah kesalahan penilaian yang fatal.

Hanya mereka yang melihat penyakitnya dan kebutuhan mereka akan pembersihan dari dosa yang ingin pergi ke dokter atau tabib agung dan meminta kesembuhan.

Yesus berseru di
Matius 11:28-30 "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."

Banyak orang mencoba melakukan apa yang benar. Tetapi mereka mengandalkan  opini-opini mereka untuk menemukan apa yang benar. Jawabanya adalah Yesus, pribadinya dan karyanya yang telah diselesaikan bagimu.

Tanpa pencurahan darah tidak ada pengampunan atas dosa. Kita tidak dapat membersihkan diri kita sendiri.

Yesaya 1:18-20 "Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya." Tuhan akan membersihkan dirimu dari dosa dengan  hidupnya yang diserahkan di kayu salib.

Tuhan, melalui kasihnya telah melakukan segala sesuatu yang dapat ia lakukan tanpa melanggar kebebasan kita untuk memilih.
Ia mengejarmu, sekalipun engkau  berangkali tidak memikirkan Tuhan. Ia mengejar dirimu karena kasihnya dan ingin memberikan kasih karunia kepadamu, sehingga anda dapat hidup dalam anugerah-Nya.

1 Korintus 1:19-21 "Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan."Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.

1 Korintus 2:6 "Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan."

1 Korintus 3:18-20 "Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: "Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya."Dan di tempat lain: "Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka."


Pilihannya adalah hikmat  zaman ini atau hikmat yang Tuhan tawarkan.

Mazmur 37:28-30 "sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa.Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum;

Mazmur 111:10 "Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya."

Amsal 1:20-29 "Hikmat berseru nyaring di jalan-jalan, di lapangan-lapangan ia memperdengarkan suaranya,   di atas tembok-tembok ia berseru-seru, di depan pintu-pintu gerbang kota ia mengucapkan kata-katanya."Berapa lama lagi, hai orang yang tak berpengalaman, kamu masih cinta kepada keadaanmu itu, pencemooh masih gemar kepada cemooh, dan orang bebal benci kepada pengetahuan? Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku kepadamu.Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku,bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima teguranku,maka aku juga akan menertawakan celakamu; aku akan berolok-olok, apabila kedahsyatan datang ke atasmu,apabila kedahsyatan datang ke atasmu seperti badai, dan celaka melanda kamu seperti angin puyuh, apabila kesukaran dan kecemasan datang menimpa kamu.Pada waktu itu mereka akan berseru kepadaku, tetapi tidak akan kujawab, mereka akan bertekun mencari aku, tetapi tidak akan menemukan aku.Oleh karena mereka benci kepada pengetahuan dan tidak memilih takut akan TUHAN,Apa yang Yesus lakukan berasal  dari dalam dirinya-jiwanya, apa yang dilakukan manusia  merupakan hal lahiriah yang tidak pernah memberikan efek terhadap  natur jiwa manusia yang telah rusak. Agama memberikan kepada kita peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan untuk menjalani kehidupan, Yesus mereformasi kita mulai dari dalam diri kita.

Alkitab berkata bahwa tak seorang pun yang mencari Tuhan tetapi Tuhan yang mencari anda, tidak untuk membawa kamu kedalam ikatan tetapi membawa kebebasan dari gelap kedalam terang.

Setiap kita memiliki kelemahan dan kekuatan.
Jika keselamatan bergantung kepada kemampuan kita maka keselamatan seperti berenang melintasi samudera Pasifik menuju daratan. Beberapa diantara kita akan merenangi sejauh 1 mil, beberapa orang lainnya mencapai beberapa mil, berangkali seseorang dapat mencapai jarak seratus mil tetapi anda  dapat memastikan bahwa tak seorang pun dapat mencapai daratan dengan upaya sendiri.

Manusia sejak masa Adam telah menjadi seorang pendosa  secara natur. Kita tidak menjadi berdosa karena apa yang kita lakukan. Kita berdosa karena natur kita adalah sebuah ekspresi lahiriah yang menunjukan siapakah kita. Kita adalah orang-orang berdosa pada hakikatnya, hanya Adam yang berdosa oleh pilihannya dan semua umat manusia keturunan Adam.

Hal ini tak lantas membuat kita tidak dapat melakukan hal yang baik tak peduli apa agama yang kita anut atau bahkan jika seseorang adalah ateis.
Akan tetapi sebagaimana yang akan kita lihat, perbuatan baik kita tidak layak berdiri dihadapan Tuhan.

Kita sering mendengar bahwa satu-satunya dosa yang mendatangkan penghukuman adalah menolak Injil. Ini tidak benar, sebab hal ini meyusutkan keseriusan dosa-dosa lain yang dilakukan manusia sebelum Adam. Tidak mungkin ada fakta yang meragukan bahwa  dosa menolak Kristus dan Injial adalah sebuah dosa yang unik, tetapi ini bukan satu-satunya dosa yang mendatangkan penghukuman kepada manusia. Satu alasan bahwa  masalah menolak Yesus Kristus dan Injil adalah dosa yang serius karena menolak Kristus berarti menolak satu-satunya rencana keselamatan Tuhan dan memilih mati didalam dosa-dosamu. Saya akan mengutip apa yang Yesus katakan dalam
Yohanes 8:24. "Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."

Jika anda mencari  apakah kasih sejati itu, ada di
Roma 5:7-8 "Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar--tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati--.Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

Ada sebuah kisah mengenai seorang hakim yang sangat tegas, ia selalu mengacu pada hukum tidak berkompromi satu iota pun. Pada suatu hari saat salah satu dari anak-anaknya dibawa ke hadapannya...ia menanggalkan jubahnya sebagai seorang hakim dan berkata saya akan membayar penghukuman dengan dirinya sendiri. Anda adalah anak itu  jika anda memilih untuk menjadi anaknya. Serahkan hidupmu kepadanya hari ini, biarlah ia mengampuni dosa-dosamu dan memberikan hidup baru. Anda pasti menyukai solusi untuk masalahmu atau masalahnya.Kita diberitahukan dalam Perjanjian Lama ada untuk contoh bagi kita, sehingga kita dapat belajar dari kesalahan-kesalahan yang ada.

Yesus dapat menjadi hakimmu atau juru selamatmu, itu pilihanmu. Tuhan meminta Israel untuk memilih kehidupan atau kematian.

Kekristenan adalah satu-satunya cara pandang dunia yang segaris dengan kenyataan yang kita hidupi. Kita tidak ingin hidup dalam sebuah dunia ilusi, ini nyata dan ada konsekuensi-konsekuensi untuk perbuatan yang salah. Tak hanya untuk kehidupan ini tetapi kehidupan setelah kematian.

Kisah Para Rasul 1:3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah."

2 Petrus 1:16-17 Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."


Arkeologi: telah membuktikan Alkitab tepat secara sejarah. Para skeptis dan akademisi bersikukuh tidak mungkin akurat. Mereka memperlihatkan prasangka mereka atas isi alkitab tidak merujuk pada bukti pendukung.

Manuskrip:  ada lebih banyak bukti manuskrip pada  alkitab dibandingkan dengan buku-buku purba kuno. Jika anda percaya Kerajaan Roma pernah ada...Menariknya mereka selalu mengkritisi Alkitab tetapi mereka tidak akan melakukan hal yang sama pada manuskrip-manuskrip  buku-buku lainnya. Alkitab Perjanjian Baru telah mulai ditulis dalam waktu 20 tahun setelah kebangkitan Kristus.

Nubuat : Yesus menggenapi 3000 nubuat untuk kedatangannya yang pertama dan ada nubuatan yang jumlahnya dua kali lebih banyak untuk kedatangannya yang kedua kali. Tak ada buku yang memiliki nubuat-nubuat 700 tahun lebih awal atau lebih dari masa penggenapannya.

2 Petrus 3:2-9 "supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu.Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan."Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik. Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Selesai


Isaiah speaks to us today, Let Us Reason | Martin Simamora


P O P U L A R - "Last 7 days"