0 Terpaksa Bubar di Bekasi, HKBP Filadelfia Kebaktian di Istana

Spanduk menolak kebaktian Jemaat kristen HKBP
di Bekasi, Jawa Barat (12/09)
warga setempat menolak kegiatan keagamaan
yang dilakukan jemaat Kristen HKBP.
(FOTO: JG Photo/Yudhi Sukma Wijaya)
Aksi massa intoleran kembali menghalangi ibadah jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (27/5). Jemaat pun kini bergerak ke depan Istana Merdeka untuk menggelar ibadah kebaktian.

Pemimpin jemaat HKBP Filadelfia, Pendekta Palti Panjaitan mengatakan aksi pelemparan yang dilakukan massa intoleran akhirnya membuat jemaat HKBP Filadelfia membubarkan diri dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian sekitar pukul 09.15 WIB.


"Kami dihujani aqua gelas, telur busuk, batok kelapa, batu," ujar Pendeta Palti kepada Mediaindonesia, Minggu (27/5). Menurutnya, jemaat HKBP Filadelfia pun mengalami pemukulan yang dilakukan anggota massa intoleran.

Palti memaparkan massa intoleran mulai bergerak pada pukul 08.00 WIB dengan cara menghadang ke arah pintu gerbang Perumahan Villa Bekasi Indah 2, yang menjadi kediamannya.

"Mungkin minggu depan penghadangan bisa terjadi di pintu rumah saya. Aneh, polisi dan massa sama-sama bergerak dari tempat penghadangan minggu sebelumnya, sekitar 400 meter dari pintu gerbang Perum Villa 2," tuturnya.

Menurutnya, jemaat HKBP Filadelfia pun akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 09.15 karena polisi tidak mampu membubarkan massa intoleran. Berdasarkan perintah dari Kapolres Bekasi, Palti meminta jemaatnya untuk mundur.

"Polisi akhirnya mendorong jemaat HKBP Filadelfia menjauh dari massa. Kapolres mengatakan ke saya, apakah kalian meminta banyak korban," ujar Palti.

Dia menambahkan, jemaat terpaksa membubarkan diri karna telah banyak jatuh korban, termasuk dari pihak Satpol PP dan kepolisian. Jemaat HKBP Filadelfia pun bergerak ke Istana Merdeka, Jakarta Pusat sekitar pukul 12.00 WIB untuk melakukan kebaktian.

"Kami akan beribadah untuk memperingati Pentakosta di depan Istana, karena tidak bisa beribadah di gereja kami," imbuhnya. (Nat/OL-10)

Media Indonesia


Berita Satu

Polisi Kawal Pembubaran Jemaat Gereja Filadelfia

Polisi mendorong jemaat menjauh dari massa karena tidak mampu mengusir mereka. Hukum kalah dengan tekanan massa.

Gangguan terhadap jemaat HKBP Filadelfia di Bekasi kembali terjadi hari ini. Sekitar pukul 09.15 WIB, polisi mengawal pembubaran jemaat HKBP setelah didesak oleh warga intoleran.


“Kapolres meminta kepada saya untuk mundur dengan alasan agar tidak terjadi korban,” ungkap Pendeta Palti Panjaitan dari HKBP Filadelfia kepada
Beritasatu.com hari ini.

Palti menjelaskan, sekitar pukul 08.00 WIB, massa intoleran menghadang ke arah pintu gerbang Villa Bekasi Indah 2 yang merupakan rumahnya.  Mereka melempar botol air minum mineral, telur busuk, batok kelapa, batu dan lain-lain ke jemaat.


“Akhirnya polisi mendorong jemaat menjauh dari massa karena tidak mampu mengusir massa intoleran. Hukum dan negara kalah dengan tekanan massa,” kata Palti kecewa.


Gangguan beribadah yang dialami oleh jemaat HKBP ini sudah rutin terjadi setiap Minggu. Seperti mengancam jemaat yang menuju ke gereja untuk  merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus. 


Masalahnya dipicu oleh pemerintah setempat yang menolak memberikan izin mendirikan gereja. Sementara Mahkamah Agung sudah mengeluarkan keputusan yang membatalkan keputusan pemerintah setempat serta menyatakan gereja mempunyai izin pembangunan yang sah.


Berita Satu



P O P U L A R - "Last 7 days"