0 Engkau Akan Dibaptis Dengan Roh Kudus : Diperlengkapi Dengan Kekuasaan Dari Tempat Tinggi

Penjelasan Petrus

Jadi ketika Petrus menjelaskan apa yang sedang terjadi dalam baptisan Roh Kudus, dia  berkata dalam ayat 16-17 dalam  Kisah Para Rasul 2:"tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel:Akan terjadi pada hari-hari  terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi."

Jadi ketika Yesus berkata dalam Kisah Para Rasul 1:4 ,"Menantikan janji dari Bapa, " apa yang ia maksudkan adalah, "nantikan hingga janji di Yoel 2 digenapi." Janji Bapa adalah apa yang sekarang sedang dialami oleh para murid. Hal  ini dikonfirmasi di Kisah Para Rasul 2:32-33. Petrus melanjutkan khotbahnya menjelaskan apa yang sedang terjadi dan  berkata:



Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di  sini.

Disini kita melihat Yesus sesungguhnya sedang melakukan pembaptisan para murid dengan Roh Kudus. Ia masuk kedalam  surga. Ia menerima dari Bapa apa yang telah ia janjikan. Dan mencurahkan apa yang dilihat dan didengar oleh orang-orang Yahudi pada hari Pentakosta, yaitu, angin yang menderu, lidah-lidah api, berbicara dengan bahasa-bahasa  lain, puji-pujian profetik dan sukacita yang menggelora.

Apakah Esensi Baptisan dengan Roh Kudus?

Sekarang apakah yang menjadi inti hal ini? Apakah esensi dibaptiskan dengan Roh Kudus? Apakah suara angin,  lidah-lidah api, bahasa-bahasa lain, kata-kata pujian, profetik-profetik dan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan? Dapatkah kita menemukan esensi apakah makna dibaptiskan dengan Roh Kudus, atau apakah Baptisan Roh Kudus mencakup kesemua hal-hal tersebut?

Saya berpendapat kita dapat memperoleh esensinya, dan saya ingin menyatakan esensinya dengan terlebih dahulu  menyatakan  apa yang saya pikir bukan merupakan esensi. Menjadi dibaptiskan dengan Roh Kudus (sebagaimana Lukas memaknainya) bukan hal yang sama dengan mengalami kelahiran kembali atau  disatukan dengan Kristus oleh karya Roh Kudus.

Dengan  kata lain saya tidak berpikir bahwa apa yang Paulus katakan dalam 1 Korintus 12:13 adalah serupa dengan apa yang sedang terjadi didalam Kisah Para Rasul.
Paulus berkata, "Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang  merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh."

Konteksnya memperlihatkan  bahwa ia sedang merujuk kepada sebuah karya kedaulatan Roh yang mempersatukan semua orang percaya kepada Kristus. Hal ini pada dasarnya sama dengan peristiwa konversi. Ketika anda dilahirkan kembali dan melandaskan iman dalam Kristus,  Roh Tuhan menyatukan anda dengan Kristus sehingga anda menjadi bagian dari tubuhnya dan bersamanya turut menjadi ahli waris  kehidupan kekal.

Dahulu saya menganggap bahwa Paulus dan Lukas sedang membicarakan hal yang sama mengenai hal yang sama persis ketika mereka menggunakan kata "pembaptisan" dan menghubungkannya dengan Roh Kudus--dengan kata lain, bahwa pembaptisan  dengan Roh Kudus dalam  1 Korintus 12:13 dan pembaptisan dengan Roh Kudus dalam Kisah Para Rasul 2 adalah sama.
  • 1 Korintus 12 :13
(13) Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
  • Kisah Para Rasul 2
Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.

Banyak guru dan ahli yang bagus masih membuat keterhubungannya. Pandangan yang hendak saya berikan kepada anda bukan hanya orthodoks, dan juga bukan hanya anda harus menyetujuinya agar menjadi sebuah bagian dalam persekutuan ini.

Tetapi ini adalah sesuatu yang semakin lama saya semakin diyakinkan adalah benar dan teramat dibutuhkan didalam gereja.

Menerima Kuasa yang Luar Biasa untuk Pelayanan

Kita mencoba untuk menjawab pertanyaan : apakah inti dibaptiskan dengan Roh Kudus? Saya telah berkata bahwa saya  TIDAK berpikir bahwa intinya adalah lahir baru atau konversi atau dipersatukan kedalam tubuh Kristus. Lantas apa?

Dan mengapa saya tidak berpikir bahwa hal ini sama dengan apa yang Paulus katakan dalam 1 Korintus 12:13? Saya berpendapat bahwa esensi dibaptiskan dengan Roh Kudus adalah ketika seseorang, yang telah menjadi percaya, menerima kuasa rohani yang luar biasa bagi peninggian/pengagungan pelayanan Kristus.

Jadi sekarang saya akan  mencoba memperlihatkan kepada  anda  alasan-alasan mengapa saya berpendapat bahwa ini adalah inti atau jantung  dibaptis dengan Roh Kudus.

Fokus Yesus pada Berpakaiankan Kuasa

Pertama, mari kita kembali ke Lukas 24:49. Ingat baik-baik  apa yang ada didalam Lukas bagian ini karena  didalam Kisah Para  Rasul 1:4 Yesus berkata, "Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa," yaitu baptisan Roh Kudus.

Sekarang didalam Lukas 24:49 Yesus pada dasarnya mengatakan hal yang sama. "Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

Apa yang penting dalam hal ini adalah melihat bahwa apa yang menjadi fokus Yesus, dari semua hal : ia berfokus pada apa yang ada dalam baptisan Roh, adalah menjadi berpakaiankan kuasa. Sehingga inilah penunjuk pertama bahwa jantung  dari hal  baptisan dengan Roh Kudus adalah  hal diperlengkapi dengan Kuasa. Ia berkata kepada mereka didalam Lukas 24:47  bahwa mereka harus memberitakan kabar kepada semua bangsa.

Dan pada hal yang hendak ditunjukan dalam  ayat 49 (Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi.") adalah kita tidak dapat melakukannya dengan kesuksesan yang gemilang kecuali kita berpakainkan kuasa  yang berasal dari  Tuhan--ini dapat terjadi hanya bila kita dibaptis dengan Roh Kudus.

Bersambung

John Piper, You Will Be Baptized with the Holy Spirit | Martin Simamora

P O P U L A R - "Last 7 days"