0 Cantata BWV 67 Halt im Gedächtnis Jesum Christ[Ingatlah ini: Yesus Kristus]




Cantata BWV 67
Halt im Gedächtnis Jesum Christ
Indonesian Translation in Word-for-Word Format
Kantata BWV 67 - Ingatlah ini: Yesus Kristus


Event: Minggu Quasimodogeniti
1. Chorus
(2 Timotius 2:8)
Halt
im
Gedächtnis
Jesum
Christ,
Peganglah
dalam
ingatan,
Jesus
Kristus,
{Ingatlah ini: Yesus Kristus}
der
auferstanden
ist
von
den
Toten.
yang
bangkit
telah
dari (antara)
orang
mati.
{yang telah bangkit dari antara orang mati.}

2. Tenor Aria
Mein
Jesus
ist
erstanden,
Aku punya
Yesus
telah
bangkit,
Allein,
was
schreckt
mich
noch?
tetapi
mengapa
ketakutan
diriku
masih?
Mein
Glaube
kennt
des
Heilands
Sieg,
Aku punya
iman
tahu (akan)
itu
Juruselamat punya
penaklukan,
{Imanku tahu akan penaklukan yang dilakukan oleh Juruselamat,}
Doch
fühlt
mein
Herze
Streit
und
Krieg,
namun
mengalami
aku punya
hati
perselisihan
dan
peperangan,
{namun hatiku masih saja mengalami perselisihan dan peperangan di dalam,}
Mein
Heil,
erscheine
doch!
aku punya
Keselamatan,
muncullah
tolong!
{wahai Keselamatanku, tolonglah muncul untuk membantuku!}

3. Alto Recitative
Mein
Jesu,
heißest
du
des
Todes
Gift
Aku punya
Yesus,
disebut
Engkau
-
(bagi) maut
racun
Und
eine
Pestilenz
der
Hölle:
dan
suatu
wabah
bagi
neraka:
{Yesusku, jikalau Engkau disebut sebagai racun bagi maut dan suatu wabah bagi neraka:}
Ach,
daß
mich
noch
Gefahr
und
Schrecken
trifft?
Oh,
bahwa
diriku
masih
marabahaya
dan
kengerian
mendera?
{Oh, mengapa kengerian dan marabahaya masih mendera diriku?}
Du
legtest
selbst
auf
unsre
Zungen
Engkau
meletakkan
sendiri
pada
kami punya
lidah
{Padahal Engkau sendiri sudah meletakkan pada lidah kami}
Ein
Loblied,
welches
wir
gesungen:
sebuah
lagu-pujian,
yang
kami
nyanyikan (begini):

4. Chorale
Erschienen
ist
der
herrlich
Tag,
Muncul
sudah
itu
yang mulia
hari,
{Itu hari yang mulia sudah tiba,}
Dran
sich
niemand
gnug
freuen
mag:
atas mana
-
tiada seorangpun
cukup
bersukacita
boleh:
{begitu mulia hari itu sehingga tiada rasa sukacita orang yang cukup untuk menggambarkannya:}
Christ,
unser
Herr,
heut
triumphiert,
Kristus,
kami punya
Tuhan,
hari ini
menang,
All
sein
Feind
er
gefangen
führt.
semua
Ia punya
musuh
Ia
tertawan
menggiring.
{Ia menggiring semua musuhnya tertawan.}
Alleluja!
Haleluya!

5. Alto Recitative
Doch
scheinet
fast,
Namun
tampak
hampir (seolah)
Daß
mich
der
Feinde
Rest,
bahwa
diriku
itu
musuh punya
sisa-sisa,
Denn
ich
zu
groß
und
allzu
schrecklich
finde,
yang
aku
terlalu
besar
dan
terlampau
menakutkan
(jumpai),
Nicht
ruhig
bleiben
läßt.
tidak
dalam damai
tinggal
membiarkan.
{Namun tampaknya seolah sisa-sisa musuh yang aku jumpai terlampau besar dan menakutkan, tidak mau membiarkan diriku tinggal dalam damai.}
Doch,
wenn
du
mir
den
Sieg
erworben
hast,
Tetapi,
ketika
Engkau
bagiku
itu
kejayaan
memenangkan
telah,
{Ketika Engkau telah usai memenangkan kejayaan bagiku,}
So
streite
selbst
mit
mir,
mit
deinem
Kinde:
maka
berjuanglah
sendiri
bersama
aku,
bersama
Engkau punya
anak:
{maka ikutlah juga berjuang bersamaku, bersama anak-Mu:}
Ja,
ja,
wir
spüren
schon
im
Glauben,
Ya,
ya,
kami
merasakan
sudah
di dalam
iman (kami),
Daß
du,
o
Friede~
fürst,
bahwa
Engkau,
oh
~Damai
Raja,
{bahwa Engkau, oh Raja Damai,}
Dein
Wort
und
Werk
an
uns
erfüllen
wirst.
Engkau punya
firman
dan
pekerjaan
dalam
kami
dipenuhkan
akan.
{firman-Mu dan pekerjaan-Mu akan dipenuhkan dalam diri kami.}

6. Bass Aria & Soprano-Alto-Tenor Trio
(Yohanes 20:19)
Bass (Kristus):
Friede
sei
mit
euch!
Damai
adanya
beserta
kamu!
{Damai sejahtera bagi kamu!}
 
Soprano-Alto-Tenor:
 
Wohl
uns!
Jesus
hilft
uns
kämpfen
 
Berbahagialah
kita!
Yesus
tolong
kita
bertempur
 
Und
die
Wut
der
Feinde
dämpfen,
 
dan
itu
amarah
dari
musuh
meredam,
 
Hölle,
Satan,
weich!
 
neraka,
setan,
mundurlah!
Bass (Kristus):
Friede
sei
mit
euch!
Damai
adanya
beserta
kamu!
{Damai sejahtera bagi kamu!}
 
Soprano-Alto-Tenor:
 
Jesus
holet
uns
zum
Frieden
 
Yesus
menghantarkan
kita
tuju
kedamaian
 
Und
erquicket
in
uns
Müden
 
dan
menyegarkan
dalam
diri kita
yang letih
 
Geist
und
Leib
zugleich.
 
roh
dan
tubuh (kita)
demikian juga.
Bass (Kristus):
Friede
sei
mit
euch!
Damai
adanya
beserta
kamu!
{Damai sejahtera bagi kamu!}
 
Soprano-Alto-Tenor:
 
O
Herr,
hilf
und
laß
gelingen,
 
Oh
Tuhan,
tolonglah
dan
biarkan (kami)
berhasil,
 
Durch
den
Tod
hindurchzudringen
 
melalui
itu
kematian
menerobos
 
in
dein
Ehren~
reich!
 
ke dalam
Engkau punya
~yang mulia
kerajaan!
 
{ke dalam kerajaan-Mu yang mulia!}
Bass (Kristus):
Friede
sei
mit
euch!
Damai
adanya
beserta
kamu!
{Damai sejahtera bagi kamu!}

7. Chorale
Du
Friede~
fürst,
Herr
Jesu
Christ,
Engkau
~Damai
Raja,
Tuhan
Yesus
Kristus,
{Tuhan Yesus Kristus, Engkau Raja Damai,}
Wahr'
Mensch
und
wahrer
Gott,
yang sepenuhnya
manusia
dan
yang sejati
Allah,
{sepenuhnya manusia dan juga Allah sejati,}
Ein
starker
Not~
helfer
du
bist
seorang
yang perkasa
~keprihatinan
Penolong
Engkau
adalah
{Engkau adalah seorang Penolong yang perkasa dalam segala keprihatinan kami}
Im
Leben
und
im
Tod:
dalam
kehidupan
dan
dalam
kematian:
Drum
wir
allein
Maka
kami
semata-mata
Im
namen
dein
di dalam
nama
milik-Mu
Zu
deinem
Vater
schreien.
kepada
Engkau punya
Bapa
berseru.
{Maka kami selalu berseru dalam nama-Mu semata kepada Bapa-Mu.}

Bach Cantatas

P O P U L A R - "Last 7 days"