0 MENJAWAB SAKSI YEHUWA: YESUS ADALAH ALLAH (Bagian 3)

MENJAWAB SAKSI YEHUWA:
YESUS ADALAH ALLAH (Bagian 3)
Oleh: Pdt. Budi Asali, M.Div.

Saksi Yehuwa
        Alkitab menggunakan kata Yunani yang sama pada diri Yesus di Yohanes 1:14,18 dengan diri Ishak (anak Abraham) di Ibrani 11:17; yaitu kata Yunani: Monogenes, yang berarti: anak tunggal / only begotton son / satu-satunya anak yang diperanakkan.
        Jika Yesus memang setara dengan Bapa-Nya, kenapa Alkitab kok tidak pernah menjuluki Allah Bapa dengan gelar Monogenes? Kok Alkitab justru menyamakan gelar monogenes pada diri Yesus sama dengan diri Ishak? Ini merupakan bukti yang akurat yang membuktikan bahwa Yesus tidak setara dengan Bapa-Nya.

Tanggapan Budi Asali:

1. Ini argumentasi yang sangat tidak cerdas! Tak ada alasan kalau kesetaraan menuntut penggunaan istilah yang sama. Juga tak ada alasan untuk mengatakan bahwa kalau ada penggunaan istilah yang sama, itu pasti menunjukkan kesetaraan. Monogenes merupakan istilah yang bisa digunakan untuk siapa saja yang memang merupakan anak tunggal / satu-satunya. Bapa bukan Anak, apalagi Anak Tunggal, dan karena itu jelas tidak bisa disebut monogenes.
2. Kalau Yesus disebut Anak Tunggal, itu dalam arti rohani. Sedangkan kalau Ishak disebut anak tunggal, itu dalam arti jasmani.
3. Yesus juga disebut Anak Sulung (Ibr 1:6 Luk 2:7). Apakah itu berarti Yesus sedarajat dengan Ruben?

Saksi Yehuwa
Kata Yesus dalam Wahyu 1:5
        Jika kita menyodorkan ayat Wahyu 1:4,5 kepada para teolog gereja-gereja, mereka akan berkelit dengan menjawab bahwa yang dimaksud dengan 'dia' di dalam Wahyu 1:4 adalah Yesus yang tergabung di dalam wujud Tritunggal, sedangkan yang dimaksud dengan kata Yesus Kristus yang terdapat di dalam Wahyu 1:5 adalah Yesus yang tidak tergabung dalam wujud Tritunggal (wujud inkarnasi Yesus). Jadi menurut mereka bahwa di dalam surga terdapat 2 buah Yesus. Teori ini / jawaban ini benar-benar super konyol. Lha didalam surga terdapat 2 buah Yesus? Padahal 1 Timotius 2:5 dengan sangat jelas menyebutkan bahwa Yesus Kristus adalah makhluk yang esa. Jadi menurut Alkitab hanya ada 1 buah Yesus saja di dalam surga.

Tanggapan Budi Asali:
1. Saya tidak tahu siapa para teolog yang dimaksudkan, dan saya tidak percaya ada teolog punya pandangan sebodoh itu. Saya sendiri beranggapan bahwa yang dibicarakan dalam Wah 1:4 bukan Yesus tetapi Bapa, sedangkan Wah 1:5 memang menunjuk kepada Yesus.
2. 1Tim 2:5 "Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus". Rupanya penulis artikel di atas tidak terlalu bisa membaca. Ayat ini mengatakan hanya ada 1 pengantara, bukan hanya ada 1 Yesus (sekalipun saya memang percaya bahwa Yesus memang hanya ada 1).

Saksi Yehuwa
        Sebagian besar terjemahan Alkitab bahasa asing menjuluki Yesus di dalam Amsal 8:30 sebagai Master Workman / Pekerja Ahli di dalam proses penciptaan. Jadi Allah Yehuwa menyalurkan kuasa-Nya kepada Yesus di dalam proses penciptaan itu konsepnya kurang lebih sama dengan setan yang menyalurkan kuasa sihirnya kepada para cenayang Firaun dalam membuat sihir: ular pada saat itu. Apakah itu berarti kuasa sihir ular tersebut berasal dari para cenayang? Tentu tidak bukan. Para cenayang tersebut hanya berfungsi sebagai penyalur kuasa dari setan. Demikian pula di dalam proses penciptaan, Yesus hanya sebagai penyalur kuasa dari Bapa-Nya (Yehuwa) di dalam menciptakan segala sesuatu. Maka dari itu, sebagian besar penterjemah Alkitab menggunakan kata Pekerja Ahli / Master Workman pada diri Yesus Kristus di dalam Amsal 8:30.

Tanggapan Budi Asali:
1. Memang ada Kitab Suci yang menterjemahkan 'Master Workman', tetapi apakah itu sama dengan 'pekerja ahli'?
2. Kalaupun kata itu mau diartikan sebagai 'pekerja ahli' mengapa harus diartikan bahwa Yehuwa menyalurkan kuasa-Nya kepada pekerja ahli itu?
3. Bagaimana Saksi-saksi Yehuwa menjelaskan ayat-ayat yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Pencipta? Yoh 1:3, 10; Kol 1:16; Ibrani 1:2,10.
4. Pkh 12:1 "Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: 'Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!' "
        Kata 'Pencipta' dalam ayat di atas ini ada dalam bentuk jamak! Bagaimana Saksi-saksi Yehuwa menafsirkan hal ini? Lalu bagaimana mereka mengharmoniskannya dengan ayat-ayat yang menyatakan bahwa Allah mencipta seabga sesuatu seorang diri? Lihat ayat-ayatnya di bawah:
Yesaya 44:24  "Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; 'Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi--siapakah yang mendampingi Aku? --'"
Ayub 9:4a, 8 "(4a) Allah itu bijak dan kuat,...(8) yang seorang diri membentangkan langit, dan melangkah di atas gelombang-gelombang laut;"
Mazmur 136:1-9 "(1) Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (2) Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (3) Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (4) Kepada Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (5) Kepada Dia yang menjadikan langit dengan kebijaksanaan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (6) Kepada Dia yang menghamparkan bumi di atas air! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (7) Kepada Dia yang menjadikan benda-benda penerang yang besar; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (8) Matahari untuk menguasai siang; bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. (9) Bulan dan bintang-bintang untuk menguasai malam! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya."
Catatan:
    Keajaiban-keajaiban besar itu diperinci dalam ayat 5 dst, yang menunjuk pada penciptaan segala sesuatu! Jadi, Allah menciptakan segala sesuatu sendirian!
    Ayat-ayat ini menghancurkan pandangan Saksi Yehuwa yang mengatakan bahwa Allah menciptakan Yesus sebagai ciptaan pertama dan  lalu melalui Yesus menciptakan segala sesuatu yang lain.
    Bagi Kristen yang mempercayai Allah Tritunggal, ayat ini tidak jadi problem, karena sekalipun Yesus dan Roh Kudus juga adalah pencipta, tetapi Mereka satu hakekat dengan Bapa, sehingga kata-kata 'seorang diri' dalam ayat itu tidak menjadi problem.
        Tetapi bagi Saksi Yehuwa ayat ini menjadi problem, karena kalau mereka mengatakan bahwa Allah menciptakan alam semesta melalui Yesus, berarti Allah tidak seorang diri menciptakannya, karena dalam teologia mereka Allah dan Yesus adalah 2 pribadi yang terpisah secara total!

Saksi Yehuwa
        Sebagian besar penterjemah menggunakan kata MELALUI pada Kolose 1:16. Jadi jika kita membaca terjemahan-terjemahan Alkitab bahasa Inggris atau bahasa asing lain, ayat tersebut diterjemahkan sebagai berikut:
        "Segala sesuatu diciptakan MELALUI dia (Yesus)" Jadi sudah jelas bahwa Yesus hanya bertindak sebagai "pengantara / penyalur kuasa" .
        Kata MELALUI tadi berasal dari kata Yunani: di - autou. Kata di -autou yang digunakan pada diri Yesus yang terdapat di dalam Kolose 1:16 tidak pernah diawali dengan kata "Ez autou (dari)" . Tetapi kata di autou pada diri Allah Yehuwa yang terdapat di dalam Roma 11:36 selalu diawali dengan Ez Autou (dari). Ini membuktikan bahwa Allah Yehuwa memanglah sumber dari segala-galanya. Sedangkan Yesus bukanlah sumber penciptaan.

Tanggapan Budi Asali:
1. Penulis artikel ini jelas berbicara tentang segala sesuatu yang sama sekali tidak ia mengerti. Ia pasti tidak mengerti sama sekali tentang bahasa Yunani, karena:
a. Kata 'di autou' artinya bukan hanya 'melalui', tetapi 'through him' (=melalui dia).
b. Dalam bahasa Yunani tidak ada kata 'ez autou'. Dalam artikel di atas penulis itu menulis 'ez autou' dua kali. Jadi kelihatannya bukan salah tulis, tetapi memang ngawur! Yang benar adalah 'ex autou' dan ini artinya bukan hanya sekadar 'dari', tetapi 'of him' (= dari dia).
2. Mari sekarang kita perhatikan ayat-ayat yang ia bicarakan.
Kolose 1:16 "karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia (di autou) dan untuk Dia (eis auton).
Roma 11:36 "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia (ex autou), dan oleh Dia (di autou), dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
Catatan:
Konteks dari ayat-ayat ini menunjukkan bahwa yang dibicarakan dalam Kol 1:16 adalah Yesus, sedangkan yang dibicarakan dalam Roma 11:36 adalah Allah Bapa.
        Perhatikan bahwa sekalipun istilah 'ex autou' (dari Dia) digunakan untuk Bapa dalam Ro 11:36, tetapi istilah 'di autou' digunakan baik untuk Yesus (dalam Kol 1:16) maupun untuk Bapa (dalam Roma 11:36). Kalau kata 'di autou' itu dianggap berarti bahwa Yesus hanya menjadi penyalur kuasa dalam penciptaan, maka itu juga harus diterapkan kepada bapa, karena istilah itu juga digunakan terhadap Bapa!
3. Dalam Ibr 1:10 Yesus dinyatakan sebagai Pencipta, dan tidak digunakan kata 'di' / 'dia' (through / melalui).
        Ibr 1:10 " Dan: "Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu." Konteks jelas bicara tentang Anak / Yesus (Ibr 1:8).

Sumber:
Tabloid GLORIA, edisi 372, Minggu II Oktober 2007, hal. 28
Tabloid GLORIA adalah tabloid mingguan interdenominasi, terbit dari Surabaya, member of Jawa Pos Group.

e-mail us at golgotha_ministry@yahoo.com

P O P U L A R - "Last 7 days"