0 MENJAWAB SAKSI YEHUWA: ANAK SULUNG (3)

MENJAWAB SAKSI YEHUWA:
ANAK SULUNG (3)
Oleh: Pdt. Budi Asali, M.Div.

        Tentang Kol 1:15 ini, yang juga dipakai sebagai dasar oleh Arianisme, Philip Schaff memberikan komentar sebagai berikut:
"But PROTOTOKOS is not equivalent to PROTOKTISTOS or PROTOPLASTOS:... The meaning of the expression, therefore, is: born before every creature, i.e. before anything was made. The text indicates the distinction between the eternal generation of the Son from the essence of the Father, and the temporal creation of the world out nothing by the Son. Yet there is a difference between MONOGENES and PROTOTOKOS, which Athanasius himself makes: the former referring to the relation of the Son to the Father, the latter, to his relation to the world" [= Tetapi PROTOTOKOS (fist-born / dilahirkan pertama) tidak sama artinya dengan PROTOKTISTOS (first-created / diciptakan pertama) atau PROTOPLASTOS (first-formed / dibentuk pertama):.. karena itu, arti dari ungkapan itu adalah: dilahirkan sebelum setiap ciptaan, yaitu sebelum apapun dibuat. Text ini menunjukkan perbedaan antara tindakan kekal memperanakkan Anak dari hakekat Bapa, dan penciptaan alam semesta dari tidak ada menjadi ada, oleh Anak, dalam waktu. Tetapi ada suatu perbedaan antara MONOGENES (only begotten / satu-satunya yang diperanakkan) dan PROTOTOKOS (first-born / dilahirkan pertama), yang dibuat oleh Athanasius sendiri: yang pertama menunjuk pada hubungan Anak dengan Bapa, yang terakhir menunjuk pada hubungan-Nya dengan alam semesta] - 'History of the Christian Church', vol III, hal 746 (footnote).


Moule: "Firstborn over all creation, 'Himself not created but begotten,' the Son, the Heir of all things, and thus eternallu antecedent to all contingent and created being" (= 'Yang sulung di atas semua ciptaan', Ia sendiri 'tidak diciptakan tetapi diperanakkan', Anak, Pewaris dari segala sesuatu, dan karena itu secara kekal mendahului semua makhluk-makhluk yang tergantung dan yang diciptakan) - hal 76.

        Ini perlu ditekankan! Yesus / Anak Allah (sebagai Allah) tidak diciptakan tetapi diperanakkan! Ini sebetulnya juga ada dalam Yoh 3:16, Yoh 1:14, 18 versi TDB / NWT.
       Yoh 3:16 (TB-LAI) - "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
        Yoh 3:16 (TDB-LAI) - "Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, ia memberikan Putra satu-satunya yang diperanakkan, agar setiap orang yang memperlihatkan iman akan dia tidak akan dibinasakan melainkan memperoleh kehidupan abadi".
        Catatan: terjemahan 'Putra satu-satunya yang diperanakkan' sesuatu dengan terjemahan bahasa Inggris yang mengatakan 'the only begotten Son', dan ini memang  benar.
   
        Yoh 1:14 (TB-LAI) "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran."
        Yoh 1:14 (TDB-LAI) "Maka Firman itu menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaannya, kemuliaan seperti yang dimiliki satu-satunya putra yang diperanakkan dari segala bapak; dan dia penuh kebaikan hati yang tidak selayaknya diperoleh dan kebenaran."

        Yoh 1:18 (TB-LAI) "Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya."
       Yoh 1:18 (TDB-LAI) "Tidak seorangpun pernah melihat Allah; satu-satunya allah yang diperanakkan yang berada pada posisi dada Bapak, dia itulah yang menjelaskan mengenai dirinya".
        Ayat lain yang juga bisa dipakai untuk menunjukkan bahwa Yesus bukan dicipta tetapi dilahirkan / diperanakkan adalah Amsal 8:24-25 - "Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air. Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir".

        Dalam perdebatan saya dengan penatua Saksi Yehuwa, terhadap serangan ini menjawab bahwa: Yesus diperanakkan itu artinya Ia diciptakan oleh Bapa. Ia juga menunjuk kepada Adam yang juga disebut sebagai 'anak Allah' (Luk 3:38) sekalipun ia diciptakan oleh Bapa.
Tanggapan Budi Asali: Kata 'Bapa' memang bisa diartikan sebagai 'sumber' / 'pencipta', seperti dalam Yes 9:5 Yesus dikatakan sebagai 'Bapa yang kekal' (seharusnya 'Bapa dari Kekekalan'). Ini berarti bahwa Yesus adalah sumber dari kekekalan.
        Kalau 'Bapa' bisa diartikan sebagai sumber / pencipta, maka adalah sesuatu yang logis kalau 'anak' bisa diartikan sebaliknya, yaitu sebagai 'ciptaan'. Dan mungkin arti inilah yang diambil pada waktu Adam, dan juga malaikat, disebut dengan istilah 'anak Allah' (Luk 3:38  Ayub 1:6). Saya katakan 'mungkin', karena masih ada kemungkinan lain, yaitu dengan mengartikan kata 'anak' sebagai 'kemiripan', seperti pada waktu ada orang-orang yang disebut sebagai 'anak Iblis' (1Yoh 3:10).
        Tetapi pada saat Yesus disebut sebagai 'Anak Allah', pasti kata 'Anak' ini digunakan dalam arti yang berbeda, karena:
        pada waktu Ia menggunakan istilah 'Anak Allah' untuk diri-Nya Ia dituduh menyamakan / menyetarakan diri dengan Allah, dan Ia tidak menyangkal tuduhan tersebut! Bdk. Yoh 5:18   Yoh 10:30-36.
        Selain disebut 'Anak Allah', Ia juga disebut 'Anak Tunggal Allah / Bapa'. Kalau Yesus disebut 'Anak' dalam arti bahwa Ia dicipta oleh Allah, bagaimana mungkin Ia disebut 'Anak yang Tunggal dari Allah / Bapa'?
        Berbeda dengan Adam dan malaikat-malaikat , yang oleh bagian-bagian lain dari Kitab Suci dikatakan sebagai diciptakan oleh Bapa / Allah (Kej 1   Yoh 1:3); maka untuk Yesus, Kitab Suci tidak pernah mengatakan seperti itu. Sebaliknya Kitab Suci menggambarkan Dia sebagai Pencipta (Yoh 1:10)

Sumber:
Tabloid GLORIA, edisi 385, Minggu II Januari 2008, hal. 28
Tabloid GLORIA adalah tabloid mingguan interdenominasi, terbit dari Surabaya, member of Jawa Pos Group.

P O P U L A R - "Last 7 days"