0 Otoritas Alkitab (Bagian 7) : Alkitab Adalah Firman Allah, Sifat Universal dan Ketahanannya.

Kedelapan, sifat universalnya

Apa yang disampaikan dan diajarkan oleh Alkitab melampaui batasan-batasan suku, kaum, bahasa dan bangsa. Oleh karena itu, isi Alkitab tidak pernah tidak cocok dengan suku atau bangsa tertentu.

Mengapa? Karena Alkitab adalah Firman Allah yang melampaui segala batasan waktu dan tradisi manusia. Kita setuju jika seorang mengatakan bahwa Alkitab itu adalah handbooknya orang berdosa.

Karena itu ajaran Alkitab selalu relevan dengan manusia, di mana manusia sudah berdosa dan membutuhkan berita pengampunan dosa. Itulah sebabnya, manusia di segala abad dan tempat, yang sungguh-sungguh mencintai dan membaca Alkitab telah beroleh banyak nasehat, pengajaran, penghiburan serta berkat yang melimpah.



Kesembilan, ketahanannya terhadap segala serangan

Marilah kita renungkan kenyataan ini: Alkitab adalah satu-satunya kitab yang paling banyak diserang dan dikritik. Alkitab juga adalah satu-satunya kitab yang paling terbuka untuk dikritik, karena ditulis dalam berbagai bahasa, di mana telah diterjemahkan ke lebih dari 1700 bahasa.

Tetapi apa yang terjadi? Penyerang-penyerang Alkitab meninggal dan berlalu, namun Alkitab yang diserang tersebut tetap bertahan hingga sekarang dan menjadi berkat bagi berjuta-juta manusia yang mau terbuka dan sunguh-sungguh mau mencari kebenaran.

Voltaire
Konon katanya, Voltaire, seorang gembong rasionalist abad ke-18 pernah menghina Alkitab dengan mengatakan bahwa Alkitab (yang ketika itu ada di tangannya) akan segera lenyap tidak sampai 50 tahun lagi.

Setelah mengatakan hal itu, dia melemparkan Alkitab tersebut dan dengan sangat berani mengatakan: "Tidak lama lagi, kitab ini hanya akan ditemukan di Museum".

Pada kenyataannya, Voltaire yang di 'museumkan' alias meninggal dunia tidak sampai 50 tahun kemudian! Menarik sekali mendengar bahwa kemudian tempat tinggal Voltaire tersebut dibeli oleh orang Kristen dan dijadikan tempat percetakan Alkitab. Tidakkah hal ini juga dapat dikatakan suatu peristiwa yang ajaib?

Bagaimanakah kita menjelaskan semua hal di atas? Mengapa Alkitab dapat sedemikian kokoh dan tegar dan tetap 'berdiri' di tengah-tengah zaman yang terus memusuhinya?

Hal itu, sebenarnya sudah ditegaskan oleh Tuhan Yesus, ketika Dia bersabda: "Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKu tidak akan berlalu" (Mat.24:35; baca juga Mat.5:18).

Sepuluh, pengalaman pribadi

Setelah melihat semua hal tersebut di atas, sebenarnya kita masih dapat melihat dari berbagai sisi, sebagai internal witness (kesaksian internal) yang menunjukkan bahwa Alkitab sungguh menyatakan dirinya Firman Allah.
Jesus Christ

Namun, salah satu hal yang sangat penting adalah pengalaman Anda sendiri. Sesunguhnya, pengalaman adalah guru yang sangat dapat dipercaya, meskipun tentunya kita tidak menjadikan pengalaman di atas kebenaran Alkitab.

Tetapi, pengalaman tersebut dapat meneguhkannya.Apakah Anda memiliki pengalaman pribadi yang sungguh-sungguh nyata yang meneguhkan kebenaran dari apa yang sedang kita bahas, bahwa Alkitab adalah Firman Allah? Kalau ada, terpujilah nama Tuhan yang telah memberikan pengalaman itu, dan marilah kita dengan tekun dan gigih membagikan hal itu kepada orang lain untuk meneguhkan iman mereka.

Tetapi, andaikata Anda belum pernah mengalami kuasa Alkitab sebagaimana dialami oleh orang-orang tersebut di atas, mohonlah rahmatNya agar hal itu juga Anda alami.


(Bersambung)

Pdt. Mangapul Sagala

P O P U L A R - "Last 7 days"